deadlinenews.co/, SAMARINDA – Polresta Samarinda menggelar kegiatan sosialisasi Wawasan Kebangsaan di SMK Negeri 7 Samarinda, di Jalan Aminah Syukur, Sungai Pinang Luar, Kamis 28 Agustus 2025.
Kegiatan ini sebagai bentuk upaya pencegahan berkembangnya paham radikalisme di kalangan generasi muda. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Samarinda, Anda Supanda menyampaikan apresiasi kepada Polresta Samarinda.
Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk membekali para pelajar dengan pengetahuan mengenai bahaya radikalisme, terorisme, narkoba, maupun isu kamtibmas lainnya.
Kasat Bimas Polresta Samarinda AKP Danovan menekankan pentingnya pencegagan radikalisme yang harus dimulai sejak dini. Ia mengajak para pelajar untuk mewaspadai ajaran intoleran serta aktif menjaga kerukunan antarumat beragama.
“Segera laporkan kepada pihak kepolisian bila menemukan potensi gangguan kamtibmas, dan peran generasi muda sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” imbuhnya.
Dalam kegiatan ini, turut hadir narasumber eks narapidana terorisme jaringan JAD Samarinda, Ahmadhani. Ia membagikan pengalaman pahitnya saat terjerumus dalam lingkaran radikalisme. Menurutnya, kelompok radikal kerap menyasar kalangan muda, terutama melalui media sosial.
“Remaja adalah target empuk, dan mereka masih labil, mudah dipengaruhi, dan sering kali tidak kritis terhadap ajakan yang berbau kekerasan,” ungkapnya.
Menurutnya, peran orang tua, guru, dan lingkungan sekolah sangat penting sebagai benteng utama dalam pencegahan. Ahmadhani juga berpesan kepada siswa agar tidak mudah terprovokasi. “Kita semua bertanggung jawab dan saling menjaga, mendukung, dan membentengi diri dari paham radikal, dan jangan mudah terbawa ajakan kekerasan, gunakan teknologi dengan bijak,” imbuhnya.(msd)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya












