PPU  

Otorita IKN Perkuat Fondasi Sosial dan Budaya Lokal di Kalimantan Timur

deadlinenews.co/, PENAJAM – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat fondasi sosial dan budaya lokal di kawasan pembangunan IKN yang mencakup sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Dilansir dari Antara Kaltim, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada kemajuan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat setempat.

“Pembangunan IKN tidak memajukan sisi fisik saja,” ujar Alimuddin di Sepaku, Penajam Paser Utara, Selasa (22/10).

Ia menjelaskan, Otorita IKN berkomitmen memberikan ruang dan fasilitas bagi masyarakat lokal agar dapat mengembangkan sekaligus melestarikan budaya daerah mereka. Pembangunan infrastruktur di IKN, kata dia, harus sejalan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berakar pada kearifan budaya lokal.

“Kami komitmen melestarikan budaya lokal yang ada di kawasan IKN seperti Suku Paser, Dayak, dan Kutai,” tambahnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Otorita IKN menggagas living museum, yakni museum hidup yang bertujuan menjaga dan menampilkan tradisi lokal agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Program ini juga diharapkan dapat menjadi identitas kultural bagi IKN sebagai ibu kota baru Indonesia.

Wilayah yang masuk dalam kawasan IKN meliputi tujuh kecamatan, yakni satu kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara (Sepaku) dan enam kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara — Loa Kulu, Loa Janan, Muara Jawa, Samboja, Samboja Barat, serta Sangasanga.

Di wilayah tersebut terdapat komunitas adat seperti Suku Paser Balik dan Dayak Kenyah di Kecamatan Sepaku dan Loa Kulu. Ketiga suku utama yang menjadi fokus pelestarian budaya di kawasan IKN ialah Paser, Kutai, dan Dayak.

“Otorita IKN komitmen membangun living museum sebagai upaya pelestarian budaya lokal di kawasan calon ibu kota Indonesia,” tutup Alimuddin.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp deadlinenews.co/

Gabung