Uang Kas Pemkab Kukar Kosong, Kontraktor Mengeluh Belum Dibayar, ASN Puyeng Pakai Dana Pribadi

deadlinenews.co/, TENGGARONG – Memasuki pekan ketiga November 2025, ASN dan rekanan Pemkab Kukar mengeluhkan tidak adanya pembayaran kegiatan. Pemkab beralasan bahwa kas keuangan daerah (Kasda) sedang kosong.

‎”Kegiatan 17 Agustus 2025 lalu belum ada yang dibayarkan sampai sekarang,” sebut salah seorang ASN yang meminta namanya dirahasiakan, Selasa 18 November 2025.

‎Bahkan, perjalanan dinas masih ada yang belum dibayarkan. Jawabannya sama. Kas daerah sedang kosong. ‎”Kalau mendahulukan terus, berat juga kami, di satu sisi harus pikirkan keluarga kami,” keluhnya.

‎Di internal lembaganya, sudah berkembang kekhawatiran di kalangan ASN soal kegiatan yang selesai tapi tidak bisa dibayarkan. Ini imbas dari efisiensi dan pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Pusat. ‎”Kami khawatir juga, ada kegiatan yang tidak bisa dibayarkan sampai akhir tahun,” jelasnya.

Kontraktor yang mengerjakan pekerjaan jasa di Pemkab Kukar juga mengaku belum dibayarkan meskipun kegiatan sudah selesai dilaksanakan sesuai kontrak kerja. ‎”Pekerjaan kami dari awal April, dan berakhir sekitar pertengahan Oktober 2025. Tadi, saat penagihan, dinas mengakui Kasda kosong, akhirnya tertunda pembayaran kegiatan,” keluh salah satu rekanan Pemkab.

‎Asisten II Bidang Perekonomian Setkab Kukar Ahyani Fadianur Diani mengakui hal ini. Memang banyak tagihan dari OPD-OPD terkait kegiatan yang belum dibayarkan sampai sekarang. Kegiatan pembangunan yang sudah direncanakan, terealisasi sebesar 75 persen. Tinggal realisasi pembayaran saja.

Ahyani belum mendapatkan info terbaru terkait realisasi pembayaran sudah berapa persen dari Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD). ‎”Sebetulnya kas tidak kosong total, masih ada sisa, tapi tetap hati-hati dalam penggunaannya, akan didahulukan untuk kegiatan rutin dan wajib,” sebut mantan Kadis PU Kukar ini.

‎Ia juga tidak membantah soal kondisi keuangan daerah sedang tidak baik-baik saja sejak dilakukan efisiensi dan pemangkasan Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat. Ahyani berharap ASN dan Kontraktor bisa bersabar.

“Mudah-mudahan pekan ini juga sudah ada tambahan transfer dari Pemerintah Pusat. Kukar masih mengandalkan TKD. Terlebih lagi, TKD tahun depan ke Kukar alami penurunan drastis,” jelasnya.(Andri)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp deadlinenews.co/

Gabung