Kaltim  

Hujan Lebat hingga Petir Intai Kaltim: Prakiraan Cuaca Kaltim 26–27 November 2025

deadlinenews.co/, SAMARINDA – Prakiraan cuaca Kaltim menunjukkan kondisi atmosfer yang dinamis dalam 24 jam ke depan, dengan potensi hujan lebat, petir, dan angin yang perlu diwaspadai masyarakat.

Dilansir dari RRI, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan Balikpapan mengeluarkan pembaruan terbaru mengenai cuaca Kaltim yang berlaku mulai Rabu (26/11) pukul 08.00 WITA hingga Kamis (27/11) pukul 08.00 WITA.

Pada pagi hingga siang hari, cuaca Kaltim cenderung cerah berawan hingga berawan di beberapa daerah seperti Balikpapan, Samarinda, Bontang, Penajam Paser Utara, dan Mahakam Ulu. Wilayah Kutai Kartanegara serta Kutai Timur juga mengalami kondisi serupa, meskipun didominasi kombinasi cerah dan berawan di awal periode.

Memasuki sore hingga malam hari, cuaca Kaltim diprakirakan berubah signifikan. Hujan mulai meluas di hampir seluruh kabupaten/kota, disertai peningkatan intensitas di beberapa titik. BMKG memprediksi hujan sedang bakal mengguyur Berau dan Paser, sementara hujan lebat berpotensi terjadi di Balikpapan, Kutai Timur, Bontang, dan Kutai Kartanegara.

Fenomena petir juga menjadi perhatian utama dalam prakiraan cuaca Kaltim kali ini. Kutai Timur dan Bontang disebut sebagai wilayah dengan peluang sambaran petir paling dominan pada malam hari, terutama antara pukul 20.00 hingga 02.00 WITA.

Sementara itu, Mahakam Ulu dan Kutai Barat diperkirakan mengalami hujan ringan hingga sedang. Kondisi ini menambah variasi dinamika cuaca Kaltim di sepanjang periode prakiraan.

BMKG juga merilis data temperatur yang berada pada kisaran 18–33°C dengan tingkat kelembapan mencapai 47–100 persen. Angin diprediksi bertiup dengan kecepatan 8–23 km/jam dari berbagai arah, menambah potensi perubahan cuaca Kaltim secara cepat.

Dalam peringatan resminya, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap hujan lebat dan petir, terutama pada malam hingga dini hari. Kewaspadaan diperlukan karena perubahan cuaca Kaltim dapat memengaruhi jarak pandang, kondisi jalan, serta aktivitas harian warga.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp deadlinenews.co/

Gabung