PPU  

BMKG Pasang TEWS Api-Api 2026, Perkuat Sistem Peringatan Tsunami Pesisir Kaltim

deadlinenews.co/, PENAJAM – TEWS Api-Api resmi ditetapkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai sistem peringatan dini tsunami yang akan dipasang di wilayah perairan Desa Api-Api, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Penetapan TEWS Api-Api ini diharapkan memperkuat perlindungan masyarakat pesisir terhadap potensi bencana tsunami dan risiko gelombang laut ekstrem.

Pada paragraf kedua, dilansir dari RRI Kaltim, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Muhammad Sukadi Kuncoro, menyampaikan bahwa pemasangan TEWS Api-Api direncanakan akan direalisasikan pada tahun 2026.

Menurutnya, alat yang akan dipasang oleh BMKG tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sistem peringatan dini tsunami, tetapi juga mampu merekam serta mengirimkan data gelombang air laut secara berkala dan real time melalui sistem pemantauan terintegrasi.

“Data ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh nelayan serta masyarakat pesisir, khususnya di Desa Api-Api, untuk mengetahui kondisi gelombang laut setiap saat,” ujarnya.

Keberadaan TEWS Api-Api dinilai strategis karena wilayah perairan Penajam Paser Utara merupakan jalur aktivitas nelayan dan pelayaran masyarakat pesisir. Informasi gelombang laut yang akurat dari TEWS Api-Api diharapkan dapat menjadi acuan keselamatan sebelum melaut.

Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tsunami, TEWS Api-Api juga mendukung upaya mitigasi bencana berbasis teknologi yang berkelanjutan di wilayah pesisir Kalimantan Timur.

Muhammad Sukadi Kuncoro menambahkan, pemasangan TEWS Api-Api menjadi bagian dari penguatan sistem kesiapsiagaan bencana daerah, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini bencana laut.

BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara memastikan akan melakukan koordinasi lintas sektor sebelum TEWS Api-Api mulai dioperasikan. Pemerintah desa, instansi teknis, serta masyarakat setempat akan dilibatkan dalam proses persiapan.

Langkah tersebut mencakup kesiapan infrastruktur pendukung, pemeliharaan alat, hingga sosialisasi fungsi TEWS Api-Api kepada masyarakat pesisir agar sistem dapat dimanfaatkan secara optimal.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp deadlinenews.co/

Gabung