deadlinenews.co/, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mulai melakukan revitalisasi pelabuhan Penajam di Kelurahan Penajam sebagai langkah strategis memperkuat konektivitas dan menyiapkan pintu gerbang IKN dari jalur transportasi air.Dilansir dari Antara Kaltim, upaya revitalisasi pelabuhan Penajam Paser Utara ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang, sekaligus memperbaiki wajah daerah yang menjadi akses penting menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
Wakil Bupati Penajam Paser Utara Abdul Waris Muin menjelaskan, pemerintah kabupaten mengambil inisiatif memperbaiki infrastruktur pelabuhan guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan wisatawan yang menggunakan transportasi air.
Revitalisasi pelabuhan tersebut difokuskan pada peningkatan fasilitas bagi pengguna kapal cepat (speedboat) dan kapal kayu (klotok), agar perjalanan menjadi lebih efisien dan aman. Pasalnya, pelabuhan Penajam Paser Utara tercatat sudah sekitar 23 tahun tidak tersentuh pembenahan dan kini terlihat kumuh serta kurang tertata.
Menurut Abdul Waris, pelabuhan merupakan wajah daerah karena berfungsi sebagai pintu gerbang IKN dari sisi perairan. Oleh sebab itu, penataan kawasan pelabuhan dinilai penting untuk menunjang transportasi air sekaligus pelayanan bagi penduduk lokal dan wisatawan.
Selain itu, pemerintah daerah juga tengah melakukan kajian mendalam terkait lokasi pelabuhan. Revitalisasi tidak menutup kemungkinan disertai perubahan titik pelabuhan jika hasil kajian menunjukkan lokasi baru lebih representatif.
“Kajian dilakukan untuk menentukan apakah pelabuhan tetap di lokasi saat ini atau dipindahkan ke tempat lain,” ujar Abdul Waris.
Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Penajam Paser Utara menyiapkan lahan sekitar tiga hektare yang akan difungsikan sebagai kawasan pelabuhan kapal kayu dan kapal cepat. Saat ini, proses pendataan aset dan aktivitas di kawasan pelabuhan menuju IKN tersebut masih terus berlangsung.
Kondisi eksisting pelabuhan dinilai belum memadai. Area yang sempit, bangunan yang tampak usang, serta parkir kendaraan yang tidak tertata kerap menghambat aktivitas bongkar muat dan pergerakan penumpang.
Revitalisasi pelabuhan mulai dilakukan tahun ini dengan tahapan awal berupa pendataan dan verifikasi legalitas lahan. Pemerintah daerah berharap pembenahan ini mampu meningkatkan fungsi transportasi air Penajam sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
