DEADLINENEWS.CO, TANJUNG REDEB – Keterbatasan jaringan internet di sejumlah kawasan wisata di Kabupaten Berau dinilai masih menjadi kendala serius dalam pengembangan sektor pariwisata. Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah, menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah.
Menurutnya, di era digital saat ini ketersediaan jaringan internet menjadi kebutuhan penting, tidak hanya bagi wisatawan tetapi juga bagi pelaku usaha yang menggantungkan promosi usahanya melalui platform digital.
“Wisatawan yang datang ingin mengunggah foto atau video di media sosial. Kalau jaringan tidak tersedia, tentu akan menyulitkan, termasuk dalam mempromosikan destinasi wisata,” ujarnya.
Agus menilai keterbatasan jaringan internet di sejumlah lokasi wisata di Berau masih menjadi kendala yang perlu segera dibenahi. Gangguan jaringan dalam waktu singkat saja dapat menghambat aktivitas usaha, terutama bagi pelaku usaha yang memanfaatkan media sosial maupun layanan digital untuk memasarkan produk mereka.
“Pengelolaan sektor pariwisata perlu terus dievaluasi agar pengembangannya dapat berjalan lebih maksimal,” tegasnya.
Ia menyebutkan, pengawasan terhadap pengelolaan destinasi serta peningkatan mobilisasi wisatawan ke tujuh destinasi unggulan di Berau perlu menjadi perhatian bersama.
Agus mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat berbagai aspek pendukung pariwisata, mulai dari infrastruktur, konektivitas jaringan, hingga strategi promosi yang lebih agresif agar potensi wisata Berau dapat dikenal lebih luas.
“Sektor pariwisata Berau dapat berkembang lebih pesat dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah serta masyarakat sekitar destinasi wisata,” tutupnya. (Adv43)













