Angka Riil APBD Kukar 2026 Belum Jelas Berimbas ke Waktu Penetapan, Ini Kata Ketua DPRD


deadlinenews.co/, TENGGARONG – Tarik ulur pengesahan APBD Kukar tahun 2026 ditanggapi Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani. ‎”Kan masih belum jelas angkanya, kami minta itu dulu ke Pemkab,” sebut Ketua Ahmad Yani, kemarin.

‎Yani mengurai, angka yang disampaikan Pemkab di kisaran Rp 6,5 triliun hingga Rp 7,3 triliun. Bahkan, bisa kurang dari angka tersebut. ‎”Sedangkan kami lakukan komunikasi ke Kemenkeu RI, potensi pendapatan kita bisa diangka Rp 8-9 triliun,” tegas Yani.

‎Besaran angka riilnya, tambah Yani, akan memengaruhi terhadap perencanaan program pembangunan yang ingin dijalankan. Jika angka riil diketahui, maka Pemkab akan lebih mudah menyusun program kegiatan.

‎”Kalau programnya ada tapi uangnya tidak ada juga percuma. Kalau uangnya ada programnya tidak ada, maka akan menjadi sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa),” sebut Yani.

‎Dia optimistis APBD 2026 bisa disahkan secara bersama-sama, mengingat tahapan dan pembahasan sudah berjalan hampir 3 bulan. ‎”Target bulan ini juga sudah bisa disahkan,” ucapnya.

‎Yani meminta kepada Pemkab Kukar untuk segera menyampaikan nota keuangan APBD 2026 secepatnya ke DPRD agar dapat diketahui arah kebijakan pembangunan serta prioritas perencanaan. ‎”Kita butuh nota keuangan yang transparan sehingga lebih terukur anggaran yang direncanakan,” pintanya.(ADV91/Andri)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp deadlinenews.co/

Gabung