PPU  

BBPJN Kaltim Percepat Perbaikan Jalan Tol IKN, Target Aman Dilalui Saat Mudik Lebaran 2026

deadlinenews.co/, PENAJAM – Kerusakan pada jalan Tol IKN terjadi akibat pergerakan tanah disposal yang memicu penurunan struktur fondasi tiang pancang atau slab on pile. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kalimantan Timur.

Dilansir dari Antara Kaltim, Pj KSO BBPJN Perwakilan Kalimantan Timur, Adhi Hutama, menjelaskan bahwa penurunan struktur terjadi sepanjang 82,5 meter di ruas Tol IKN Segmen Karang Joang–Kariangau. Insiden ini terpantau setelah hujan ekstrem mengguyur kawasan tersebut sejak Rabu (7/1) sore hingga Kamis (8/1) pagi.

Menurut Adhi, langkah pengamanan dan perbaikan jalan Tol IKN langsung dilakukan begitu pergerakan slab on pile terdeteksi. Seluruh biaya perbaikan permanen dipastikan menjadi tanggung jawab penyedia jasa pelaksana proyek karena kejadian berlangsung pada masa konstruksi.

“Terjadi pergerakan pada slab on pile akibat pergeseran tanah disposal yang dipicu intensitas hujan cukup tinggi, sehingga kami langsung mengamankan dan melakukan perbaikan,” ujar Adhi Hutama.

Saat ini, tim lapangan BBPJN Kaltim bekerja intensif melakukan inventarisasi kerusakan serta merapikan kembali timbunan tanah hingga mencapai elevasi yang dinilai aman. Proses ini menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas dan keamanan jalan Tol IKN sebelum difungsikan.

Target penyelesaian perbaikan jalan Tol IKN ditetapkan rampung pada Maret 2026. Dengan target tersebut, ruas tol strategis ini diharapkan dapat digunakan untuk melayani mobilitas masyarakat pada momentum Idul Fitri.

Kepala BBPJN Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, menambahkan bahwa hasil evaluasi teknis menunjukkan tingginya debit air hujan yang tidak tertahan optimal oleh sistem drainase menjadi penyebab utama pergeseran tanah di bawah struktur jalan.

Sebagai langkah permanen, BBPJN Kaltim menyiapkan penanganan teknis berupa pembangunan crossing drain di setiap slab on pile guna mengendalikan aliran air di bawah struktur jalan Tol IKN secara lebih efektif. Selain itu, akan dipasang energy dissipator pada saluran pembuangan dan dilakukan perbaikan subdrain untuk melindungi kaki timbunan dari potensi gerusan air.

Upaya mitigasi lainnya mencakup penutupan jalur aliran air terkonsentrasi yang memotong timbunan serta penyediaan jalur limpasan terarah untuk mencegah kerusakan berulang pada jalan Tol IKN.

Yudi menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan survei menyeluruh pada seluruh titik slab on pile di ruas Tol IKN. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi kerawanan serupa di lokasi lain.

Fenomena cuaca ekstrem yang terjadi juga sejalan dengan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menetapkan Kalimantan Timur dalam status waspada hujan lebat sepanjang Januari 2026. Oleh karena itu, pemantauan berkala selama hujan akan terus dilakukan, termasuk pembersihan sedimen dan pengukuran muka air tanah di area proyek jalan Tol IKN.

BBPJN Kaltim menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Ruas terdampak tidak akan difungsikan sebelum seluruh proses perbaikan jalan Tol IKN selesai dan dinyatakan aman secara teknis.

“Kami memastikan perbaikan dilakukan menyeluruh dan sesuai standar keselamatan karena target Maret 2026 bukan sekadar selesai, tetapi benar-benar aman dan layak difungsikan,” pungkas Yudi.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp deadlinenews.co/

Gabung