DEADLINENEWS.CO, KUKAR – Jemaah haji Kukar 2026 menjadi momen penting bagi ratusan calon jemaah yang bersiap menunaikan rukun Islam kelima tahun ini. Dilansir dari RRI, Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, secara resmi melepas 268 jemaah haji asal Kukar untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan pelepasan tersebut berlangsung dalam rangkaian Safari Subuh di Masjid Agung Sultan Adji Muhammad Sulaiman, Kamis (23/4/2026).
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia kepada Ketua Kloter, Akhmad Sofyan. Acara ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Sunggono, perwakilan Kementerian Haji, Kementerian Agama, serta tokoh agama.
Dalam sambutannya, Bupati Aulia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang tidak semua orang dapatkan, sehingga harus disyukuri dan dijalankan dengan penuh keikhlasan.
“Keberangkatan ini adalah panggilan mulia. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan ini, sehingga harus disyukuri dan dijalankan dengan penuh keikhlasan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan haji tahun ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan, perlindungan, serta pembinaan bagi jemaah haji Indonesia.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara memberikan fasilitas transportasi dan konsumsi bagi para jemaah, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan ke tanah air.
Sebanyak 268 jemaah yang berasal dari 20 kecamatan di Kukar dibagi dalam dua kelompok terbang. Kloter 6 dijadwalkan berangkat pada 4 Mei 2026, sedangkan Kloter 15 akan berangkat pada 17 Mei 2026.
Selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, para jemaah akan didampingi enam petugas profesional. Bupati pun berpesan agar para petugas memberikan pelayanan maksimal dengan penuh tanggung jawab dan empati.
“Layani jamaah dengan sepenuh hati, seperti melayani orang tua sendiri. Dengan begitu, jamaah bisa fokus menjalankan ibadah secara khusyuk,” katanya.
Selain itu, Bupati juga menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan Kutai Kartanegara menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan terhindar dari berbagai musibah.
Di akhir sambutannya, ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.













