DPRD Berau Soroti Dampak Event bagi Kesehatan dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Berau Coal Run 2026. (Foto: Riska)

DEADLINENEWS.CO, TANJUNG REDEB – Pelaksanaan Berau Coal Run 2026 tak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga dinilai mampu memberi efek ganda bagi pembangunan daerah. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menilai kegiatan tersebut berdampak positif bagi masyarakat di Bumi Batiwakkal, mulai dari peningkatan kesadaran hidup sehat hingga peluang besar dalam mendorong promosi pariwisata daerah.

Menurut Dedy, tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator kuat bahwa kegiatan olahraga massal memiliki daya tarik besar sekaligus nilai edukatif. Ia menyebut sekitar 3.700 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, menunjukkan antusiasme luar biasa dari berbagai kalangan.

“Antusiasme peserta sangat luar biasa, dan saya mendukung kegiatan ini,” ungkapnya.

Ia menilai momentum tersebut perlu dimanfaatkan sebagai peluang strategis oleh pemerintah daerah dan pihak swasta untuk menghadirkan event serupa dengan konsep yang lebih inovatif serta berdampak luas bagi masyarakat. Bahkan, Dedy mengusulkan agar kegiatan berikutnya dapat digelar di kawasan wisata unggulan, seperti Biduk-Biduk dan destinasi lainnya di Kabupaten Berau.

Menurutnya, penyelenggaraan event di kawasan wisata akan memberikan nilai tambah karena tidak hanya menarik lebih banyak peserta, tetapi juga memperkenalkan potensi pariwisata Berau kepada masyarakat luas.

“Sehingga kegiatan tidak hanya berfungsi sebagai ajang olahraga atau hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata dan meningkatkan perputaran ekonomi lokal,” jelasnya.

Tak hanya itu, kehadiran peserta dari berbagai daerah berpotensi memberi dampak langsung bagi pelaku usaha lokal, mulai dari sektor kuliner, penginapan, hingga jasa transportasi. Dampak ekonomi inilah yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan sektor usaha masyarakat secara berkelanjutan.

Dedy juga mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Berau untuk turut berperan aktif dalam menyelenggarakan kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, keterlibatan sektor swasta tidak hanya meningkatkan kualitas penyelenggaraan acara, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar“Kalau bisa setiap perusahaan di Berau menggelar event-event positif dan menarik,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda rutin yang terus dikembangkan dari tahun ke tahun, baik dari segi konsep, pelaksanaan, maupun jangkauan peserta. “Dengan adanya kolaborasi yang baik, kegiatan tersebut mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (Adv1)