Dugaan Pencabulan Kembali Mencoreng Ponpes Kukar, Delapan Santri Jadi Korban

deadlinenews.co/, TENGGARONG – Dunia pendidikan di Kutai Kartanegara kembali diguncang kabar miring. Delapan santri laki-laki diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan seorang tenaga pengajar berinisial AR di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Tenggarong Seberang.

Kasus ini terungkap setelah salah satu korban mengalami depresi, memutuskan keluar dari pesantren, lalu menceritakan kejadian yang dialaminya kepada pihak terkait.

Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kalimantan Timur, Rina Zainun, menyebutkan bahwa dugaan ini bukan kali pertama terjadi di ponpes tersebut. Pada 2023, pelaku yang sama pernah dilaporkan atas tuduhan serupa, namun proses hukum terhenti karena minimnya bukti dan kesaksian.

“Korban tahun ini berani speak up karena jumlahnya banyak dan saling mengetahui kejadian tersebut. Mereka meminta pelaku dihukum seberat-beratnya karena telah merusak masa depan mereka,” ujar Rina, Selasa (12/8/2025).

Menurut Rina, modus pelaku adalah memanggil korban ke kamar pribadi atau ruang belajar untuk melakukan pelecehan dan pencabulan. Santri yang menolak disebut mendapat kekerasan fisik.
Perbuatan tersebut diduga berlangsung berulang kali sejak 2023 hingga Juli 2025 di berbagai lokasi di lingkungan ponpes.

Para korban yang rata-rata berusia 16–17 tahun ini berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, seperti Kutai Timur, Bontang, Samarinda, dan Kukar. Sejumlah korban dilaporkan masih mengalami trauma mendalam akibat peristiwa itu.

Rina juga mengungkapkan adanya keterangan korban yang menyebut pihak internal ponpes mengetahui dugaan pencabulan tersebut. Bahkan, ada asisten pelaku yang diduga ikut menjemput korban untuk dibawa ke lokasi kejadian.

Saat ini, TRC PPA Kaltim bersama para korban telah melaporkan dugaan pencabulan ini ke Polres Kutai Kartanegara. Polisi kini mendalami keterangan korban dan saksi untuk proses hukum lebih lanjut.

Artikel Asli baca di rri.co.id

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

Exit mobile version