deadlinenews.co/, SAMARINDA – Harga ikan laut Samarinda mengalami kenaikan cukup signifikan di sejumlah pasar tradisional pada Minggu pagi, 25 Januari 2026. Kenaikan harga ikan laut Samarinda ini dirasakan langsung oleh pedagang maupun masyarakat yang sehari-hari mengandalkan ikan laut sebagai kebutuhan konsumsi.
Dilansir dari RRI Samarinda, salah satu pengusaha ikan di Kios Tata Fast kawasan Loa Bakung, Fadly, menyebutkan bahwa harga ikan laut Samarinda seperti kakap, bandeng, hingga tongkol kini berada di kisaran Rp50.000 per kilogram. Kenaikan harga ikan laut Samarinda tersebut mulai terasa sejak beberapa hari terakhir.
“Kenaikan harga ini sudah terasa sejak beberapa hari terakhir. Saat ini harga ikan laut rata-rata sudah di angka Rp50 ribu per kilogram,” ujar Fadly.
Kondisi serupa juga terjadi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Selili. Para pedagang mengaku harga ikan laut Samarinda terus merangkak naik seiring dengan pasokan yang semakin terbatas di pasaran.
“Harga ikan laut memang sebelumnya sudah mahal, sekarang semakin naik karena stok terbatas,” kata Fadi, pedagang ikan di TPI Selili.
Menurut Fadi, kenaikan harga ikan laut Samarinda dipengaruhi sejumlah faktor. Salah satunya adalah cuaca buruk yang menghambat aktivitas nelayan melaut, sehingga hasil tangkapan ikan laut menurun drastis. Di sisi lain, permintaan pasar terhadap ikan laut Samarinda tetap tinggi.
Saat ini, harga ikan laut Samarinda di berbagai pasar bervariasi, mulai dari Rp30.000 hingga Rp80.000 per kilogram, tergantung jenis dan kualitas ikan. Ikan kakap dan bandeng menjadi komoditas paling diminati masyarakat dengan harga rata-rata sekitar Rp50.000 per kilogram.
Lonjakan harga ikan laut Samarinda ini membuat masyarakat harus lebih selektif dalam berbelanja. Fadly mengimbau warga agar membeli ikan laut sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan untuk menghindari kenaikan harga yang lebih tinggi.
Ia juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi harga ikan laut Samarinda dengan mengambil langkah strategis, seperti meningkatkan distribusi dan pasokan ikan laut ke pasar tradisional.
“Semoga ke depan harga ikan laut bisa kembali stabil, sehingga masyarakat tetap bisa menikmati ikan laut dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.