deadlinenews.co/, SAMARINDA –Peristiwa kontainer jatuh Loa Bakung di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, memicu kemacetan parah dan membuat arus lalu lintas lumpuh total. Insiden ini melibatkan mobil kontainer yang terbalik di badan jalan Loa Bakung serta proses evakuasi kontainer yang memakan waktu cukup lama. Kejadian kontainer jatuh Loa Bakung tersebut langsung menarik perhatian pengguna jalan karena akses utama tidak dapat dilalui.
Dilansir dari RRI Kaltim, insiden kontainer jatuh Loa Bakung terjadi pada Selasa, 3 Februari 2026. Mobil kontainer yang mengalami kecelakaan itu terjatuh dan melintang tepat di tengah badan jalan, sehingga kendaraan dari dua arah tidak bisa melintas. Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan tersebut mengalami kemacetan panjang dan aktivitas warga pun terganggu.
Sejumlah pengendara terpaksa memutar arah untuk mencari jalur alternatif. Namun, tidak sedikit pula kendaraan yang harus berhenti dan menunggu karena kondisi jalan benar-benar tertutup. Situasi ini membuat antrean kendaraan mengular di beberapa titik sekitar lokasi kontainer jatuh Loa Bakung.
Relawan Samarinda yang berada di lokasi kejadian langsung melakukan pengamanan sementara sambil menunggu kedatangan petugas gabungan. Mereka berupaya mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang lebih parah. Meski begitu, posisi kontainer yang menutup hampir seluruh badan jalan membuat pengaturan lalu lintas menjadi sangat terbatas.
“Kontainer jatuh dan melintang di jalan, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas,” ujar Rahmad.
Hingga siang hari, proses evakuasi kontainer jatuh Loa Bakung masih terus berlangsung. Petugas menggunakan alat berat untuk menggeser dan mengangkat kontainer agar akses jalan dapat kembali dibuka. Proses ini memerlukan waktu karena bobot kontainer yang sangat berat serta kondisi jalan yang sempit.
Beruntung, dalam insiden kontainer jatuh Loa Bakung tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Meski demikian, pihak berwenang tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur padat kendaraan berat, terutama pada jam-jam sibuk.
Warga yang hendak melintas di kawasan Loa Bakung juga diminta untuk sementara waktu menghindari lokasi kejadian. Langkah ini diambil guna mempercepat proses evakuasi kontainer jatuh Loa Bakung serta mencegah terjadinya kemacetan tambahan. Petugas di lapangan juga terus memberikan arahan kepada pengendara agar mengikuti jalur pengalihan yang telah disiapkan.