deadlinenews.co/, TENGGARONG – Kades Loh Sumber Kecamatan Loa Kulu, Sukirno prihatin dengan kondisi jalan menuju Desa Budaya Lung Anai yang rusak parah. Saat hujan, jalan susah untuk dilalui kendaraan.
”Jalan desa kami, menjadi pintu masuk menuju Desa Budaya Lung Anai. Jalan ini juga menjadi alternatif ke Jonggon-IKN Sepaku PPU,” sebut Kades Sukirno, Minggu 16 November 2025, saat diskusi bersama anggota DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu.
Bukan hanya menuju desa budaya Lung Anai, tapi jalan poros Loh Sumber merupakan jalan penghubung menuju empat desa lainnya, yaitu Jembayan Tengah, Jembayan Dalam, Sungai Payang, dan Sungai Payang Ilir. Jalan yang belum disemenisasi sepanjang 2 Km.
”Saya sudah sampaikan permasalah ini ke Wabup Kukar Rendi Solihin, dan akan diupayakan masuk di APBD tahun 2026 nanti,” sebutnya.
Di tengah kondisi defisit anggaran saat ini, Kades Sukirno berharap masuk di APBD Kaltim tahun 2026 jika tak terakomodir di APBD Kukar.
Anggota DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu memastikan usulan ini agak sulit masuk di APBD Kaltim karena jalan tersebut berstatus jalan kabupaten.
”Ini jalan kabupaten, kalau jalan provinsi bisa saja saya perjuangkan, seperti jalan poros Muara Badak-Marang Kayu. Berstatus jalan provinsi, makanya kita perjuangkan hingga saat ini,” sebutnya.
Baharuddin menyarankan agar Kades Sukirno meminta bantuan kepada DPRD Kukar, terkhusus dapil Loa Kulu, Loa Janan dan Samboja Barat agar bisa dimasuk di program pokok pikiran (Pokir) DPRD. ”Lebih bagus lagi jalan tersebut satu jalur menghubungkan lima desa, lima Kades langsung membuat permohonan program semenisasi jalan,” sarannya.
Pantauan di lapangan, jalan poros Loh Sumber yang alami kerusakan parah masuk wilayah Dusun Merangan RT 7. Ada tiga titik kerusakan parah, salah satunya di depan Ponpes Hidayatullah Loa Kulu. Kerusakan jalan sekitar 300 meter. Saat hujan, masyarakat yang melintas harus ekstra hati-hati. Banyak kubangan lumpur dan sangat licin. Menuju Desa Lung Anai membutuhkan jarak tempuh sepanjang 22 Km.(Andri)




