Kaltim  

Kaltim Perluas Layanan Kesehatan: RS Apung Kaltim Layani Daerah Terpencil dengan Program Medis Gratis

deadlinenews.co/, SAMARINDA – Provinsi Kalimantan Timur kembali memperkuat akses kesehatan warga pesisir melalui program RS Apung Kaltim, tenaga medis spesialis yang kini menjangkau wilayah paling terisolasi. Upaya perluasan layanan ini menegaskan komitmen pemerintah menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang masih kesulitan mengakses fasilitas kesehatan, dengan menghadirkan RS Apung Kaltim sebagai pusat pelayanan bergerak.

Dilansir dari Antara Kaltim, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menggandeng tim dokter dari Rumah Sakit Apung (RSA) dr. Lie Dharmawan – Bayan Peduli untuk memperluas jangkauan layanan medis ke wilayah pesisir dan pedalaman. Kolaborasi ini menghadirkan para dokter spesialis dan tenaga medis yang tergabung dalam RS Apung Kaltim, membawa layanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat yang selama ini terkendala akses darat.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menjelaskan bahwa kehadiran RS Apung Kaltim menjadi langkah strategis dalam memastikan pelayanan kesehatan setara bagi seluruh warga. Menurutnya, pendekatan jemput bola lewat kapal medis tersebut memberikan harapan baru bagi masyarakat yang berada jauh dari rumah sakit rujukan.

Dalam kunjungan kerja di Samarinda, Jaya bersama tim rombongan RSA memperdalam pemetaan kebutuhan kesehatan di kawasan yang sulit dijangkau. Diskusi tersebut menyoroti tantangan geografis dan pentingnya keberlanjutan program RS Apung Kaltim untuk menjawab berbagai jenis keluhan penyakit yang kerap tidak tertangani akibat minimnya fasilitas kesehatan setempat.

Program pelayanan medis intensif ini berfokus selama satu pekan di Desa Manubar Dalam, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur. Kehadiran RS Apung Kaltim di wilayah ini disambut antusias warga yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses menuju layanan kesehatan. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan umum, layanan kebidanan dan kandungan, sirkumsisi, hingga tindakan operasi besar maupun kecil tanpa dikenai biaya.

Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan lembaga sosial menjadi pilar utama kesuksesan RS Apung Kaltim. Model kerja sama ini dinilai sebagai solusi efektif untuk meningkatkan standar layanan kesehatan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Kehadiran tenaga medis spesialis juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan yang diberikan.

Selain itu, dialog intensif antara tim RSA dan Dinas Kesehatan turut membahas penguatan sinergi pemetaan kebutuhan pasien di masa mendatang. Peran RS Apung Kaltim dianggap penting tidak hanya sebagai layanan medis sementara, tetapi juga bagian dari strategi besar pemerintah dalam membuka akses kesehatan jangka panjang.

Dalam kesempatan itu, Jaya Mualimin menegaskan komitmen pemerintah terhadap pemerataan layanan kesehatan. Ia mengatakan, “Misi kemanusiaan ini juga komitmen pemerintah dalam memastikan hak kesehatan yang setara bagi seluruh warga Kalimantan Timur tanpa memandang lokasi tempat tinggal mereka.”

Setelah menyelesaikan agenda pelayanan di Kutai Timur, RS Apung Kaltim dijadwalkan melanjutkan pelayaran ke sejumlah titik pesisir lainnya. Pemerintah berharap keberadaan RS Apung Kaltim terus berkontribusi dalam menurunkan ketimpangan akses kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau.

 


Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp deadlinenews.co/

Gabung

Exit mobile version