
deadlinenews.co/, TENGGARONG – Konflik masyarakat yang terjadi di Desa Jembayan Kecamatan Loa Kulu yang sampai berlarut-larut. Bahkan ada usulan pemakzulan Kades Jembayan Erwin.
”Masyarakat ada yang mengusulkan pemberhentian Kades Jembayan karena tidak menghargai adat istiadat,” sebut Ketua Lembaga Adat Jembayan, Sopiyan, usai Rapat Dengar Pendapat(RDP) di DPRD Kukar, Senin 11 Agustus 2025.
Menyikapi persoalan tersebut, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani memastikan tidak mudah untuk mengambil keputusan pemakzulan atau pemberhentian jabatan Kades. ”Pemberhentian Kades tidak mudah, ada beberapa prosedur yang dipenuhi,” tegas Yani.
Politisi PDI Perjuangan yang terpilih melalui Dapil Loa Kulu, Loa Janan dan Samboja Barat ini memberikan solusi, agar masyarakat yang berkonflik untuk berdamai saja. ”Sudahi konflik, damai saja,” ujarnya.
Jika dilanjutkan, Yani khawatir akan terjadi aksi demo tandingan yang mendukung Kades Erwin. Sekilas masalah yang terjadi hanya persoalan sederhana. ”Kan persoalannya hanya kebersihan saat acara berlangsung di halaman kantor desa bulan lalu,” ujarnya.
Yani memastikan, lembaganya akan bersikap netral terhadap persoalan masyarakat yang terjadi di Jembayan.
”DPRD tidak boleh berpihak kepada salah satu kubu masyarakat yang bertikai, harus netral memfasilitasi masyarakat,” pungkasnya.(ADV15/Andri)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya