Dua Kecamatan Ini Masih Krisis Listrik, DPRD Kukar Undang Empat Perusahaan


deadlinenews.co/, TENGGARONG – Dua Kecamatan, Sebulu dan Muara Kaman, masih mengalami krisis listrik. Komisi I DPRD Kukar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama empat perusahaan yang beroperasi di dua kecamatan tersebut untuk membahas persoalan ini.

RDP berlangsung di ruang Banmus DPRD, Selasa 2 September 2025, yang dipimpin Ketua Komisi I, Agustinus Sudarso, dihadiri anggota komisi Desman Minang, Annisa Mulia Utami, Sugeng Haryadi, Erwin, Safruddin, Budi Fahmi dan Jamhari.

“RDP kali ini membahas krisis kebutuhan dasar masyarakat terutama listrik, di Sebulu dan Muara Kaman,” ucap, Agustinus, yang juga politisi Gerindra ini.

Pihak perusahaan yang diundang adalah PT Surya Hutani Jaya, PT Agri East Borneo Kencana, PT Hamparan Sentosa, serta PT Telen Prima. Hadir juga Camat Muara Kaman Barliang dan Camat Sebulu, Edy Fahrudin.

“Kami meminta kepada perusahaan tersebut untuk memaksimalkan kebutuhan dasar masyarakat yaitu infrastruktur, air bersih dan listrik,” lanjutnya.

Terutama kebutuhan listrik karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan sangat menunjang kebutuhan dasar lainnya. “Bagaimana air PDAM bisa terdistribusi lancar, sedangkan mesin pengelolaannya menggunakan listrik,” tegasnya.

Listrik juga memberikan dampak besar ke sektor kesehatan. Puskesmas di Sebulu dan Muara Kaman tak bisa maksimal melayani pasien karena daya listrik tak stabil. “Sistem layanan BPJS kesehatan di Puskesmas butuh listrik yang stabil karena layanannya berbasis online,” ucap Agustinus, yang terpilih dari dapil Tenggarong Seberang, Sebulu dan Muara Kaman.(ADV38/Andri)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

Exit mobile version