
deadlinenews.co/, TENGGARONG – Anggota DPRD Kukar Fraksi Golkar, Muhammad Zamhari mengaku senang setelah kabupaten ini memiliki desa baru yang tersebar di beberapa Kecamatan. "Bagus, pasti saya dukung karena ada manfaatnya pasti dirasakan masyarakat," sebut Zamhari, kepada deadlinenews.co/.
Muhammad Zamhari yang terpilih melalui daerah pemilihan (Dapil) Loa Kulu, Loa Janan dan Samboja Barat ini meyakini pemekaran desa sebagai solusi kesejahteraan rakyat.
Kecamatan Loa Kulu dimana Zamhari tinggal, terdapat dua desa baru, yaitu Jembayan Ilir dengan desa induk Jembayan. Serta satu desa lagi, Sungai Payang Ilir dengan desa Induk Sungai Payang.
"Pemekaran desa memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat," sebutnya.
Zamhari sudah melihat secara langsung di lapangan soal layanan masyarakat sehingga sudah pas dilakukan pemekaran desa. Terutama bagi desa induknya yang punya wilayah sangat luas.
"Seperti Jembayan sudah dimekarkan dengan Desa Jembayan Tengah dan Jembayan Dalam. Karena masih luas dimekarkan satu desa lagi," ungkapnya.
Anggota DPRD Kukar Budiman juga mendukung pemekaran delapan desa baru. Kolega Zamhari di Golkar ini menyebut, pemekaran desa sudah sangat tepat demi memudahkan pelayanan kepada masyarakat. "Pastinya akan memudahkan pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.
Budiman yang terpilih melalui dapil Samboja, Muara Jawa dan Sangasanga ini justru tidak khawatir bahwa efisiensi anggaran berimbas pada desa baru. "Dana pembangunan desa itu bagian dari alokasi khusus yang sudah diatur melalui UU di Indonesia," sebut Budiman.
Belum lagi, sebut Budiman, hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat beberapa desa di Kukar masuk ke daerah pendukung IKN dan keluar dari wilayah administrasi Kukar. Kini, Kukar memiliki total 193 desa dan 44 kelurahan yang tersebar di 20 Kecamatan.(ADV96/Andri)




