deadlinenews.co/, TENGGARONG – Tragedi menyelimuti warga Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, setelah dua orang warga, seorang pria dewasa dan anak perempuan, dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam, Minggu pagi (3/8/2025). Hingga Senin siang, tim SAR gabungan masih berjibaku menyisir lokasi demi menemukan keduanya.
Korban diketahui berinisial Y (36) dan M (8). Keduanya adalah paman dan keponakan yang tinggal di RT 06 Desa Embalut. Menurut keterangan warga, mereka meninggalkan rumah sekitar pukul 09.00 WITA namun tidak kembali hingga sore hari.
Pihak keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri. Laporan resmi baru masuk ke tim relawan pemadam kebakaran Embalut sekitar pukul 18.13 WITA. Sebelumnya, perahu korban ditemukan dalam kondisi terbalik sekitar pukul 17.30 WITA di perairan RT 11 Desa Embalut, tak jauh dari sebuah ponton.
“Dua korban merupakan paman dan keponakan. Hingga saat ini, proses pencarian masih berlangsung,” kata Hendra, salah satu petugas Basarnas Samarinda, dikutip dari RRI.
Menanggapi laporan tersebut, tim dari Pos SAR Samarinda langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Proses penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet dan alat pendeteksi tubuh di dalam air. Sejumlah relawan, personel Damkar, dan warga turut membantu dalam operasi pencarian ini.
Penyebab pasti tenggelamnya kedua korban masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara menyebutkan perahu terbalik akibat arus sungai yang deras, ditambah dengan minimnya penggunaan alat keselamatan pribadi seperti pelampung.
Hingga berita ini ditulis, fokus pencarian masih terpusat di sekitar titik temuan perahu terbalik. Keluarga berharap, kedua korban bisa segera ditemukan, dalam kondisi apa pun.
Artikel Asli baca di rri.co.id
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya




