deadlinenews.co/, TANA PASER – Pemerintah Kabupaten Paser menyatakan kesiapan penuh untuk menggelar kejuaraan paralayang internasional Paser pada Juni 2026. Agenda ini disiapkan sebagai bagian dari penguatan sport tourism Paser, sekaligus memperluas promosi daerah melalui event olahraga dirgantara. Kesiapan kejuaraan paralayang internasional Paser juga menjadi fokus utama Disporapar Paser bersama PB FASI dan komunitas paralayang Paser.
Dilansir dari RRI Kaltim, kesiapan tersebut ditandai dengan kunjungan resmi jajaran Pemkab Paser melalui Disporapar Paser ke Markas Besar TNI AU DISBTBAU di Jakarta Timur, Senin (2/2/2026). Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal PB FASI, Marsma TNI Tjahja Elang Migdiawan.
Rombongan dipimpin Kepala Disporapar Paser Kurniawan, didampingi Ketua FASI Paser Romif Erwinadi, Ketua Komite Paralayang Kaltim Muhammad Yusup, serta Ketua Komite Paralayang Indonesia Asgaf Ahmad Umar. Pertemuan ini menjadi langkah awal mematangkan rencana kejuaraan paralayang internasional Paser yang akan digelar di wilayah Bumi Daya Taka.
Kurniawan menegaskan, kunjungan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi sekaligus menunjukkan keseriusan daerah dalam menyukseskan kejuaraan paralayang internasional Paser. “Tujuan kami pertama untuk silaturahmi. Kedua, kami ingin berkoordinasi mengenai rencana kegiatan kejuaraan internasional paralayang yang direncanakan akan dilaksanakan di Kabupaten Paser,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan dari Bupati Paser yang menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelaksanaan kejuaraan paralayang internasional Paser. Event berskala internasional ini diproyeksikan menjadi yang terbesar di Pulau Kalimantan pada tahun 2026.
Ketua FASI Paser Romif Erwinadi menyebut, pelaksanaan kejuaraan paralayang internasional Paser akan berdampak langsung pada penguatan sport tourism Paser. Menurutnya, agenda ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang mendorong pariwisata berbasis olahraga.
“Sesuai visi misi Pak Bupati yakni Paser TUNTAS, kami ingin mengembangkan sport tourism. Diharapkan masyarakat datang ke Paser karena event olahraga, mulai dari sepatu roda hingga paralayang dan paramotor,” kata Romif.
Ia menambahkan, keberadaan kejuaraan paralayang internasional Paser diharapkan menjadi magnet baru bagi wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif dan UMKM lokal. Dengan demikian, dampak dari sport tourism Paser bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Sementara itu, Sekjen PB FASI Marsma TNI Tjahja Elang Migdiawan menyambut positif rencana kejuaraan paralayang internasional Paser. Ia memastikan pihaknya siap memberikan dukungan teknis maupun nonteknis agar penyelenggaraan berjalan optimal.
“Intinya dari pihak PB FASI kami mendukung rencana yang akan dilaksanakan oleh Kabupaten Paser dan akan membantu semaksimal mungkin,” ujarnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kejuaraan paralayang internasional Paser harus memenuhi sejumlah persyaratan, mulai dari pendaftaran ke federasi internasional, kesiapan akomodasi atlet, standar keselamatan, hingga dukungan logistik. Semua aspek tersebut penting agar event internasional dapat berjalan aman dan profesional.
