deadlinenews.co/, UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) menggelar audiensi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) membahas rencana pembangunan jalan nasional Long Pahangai–Long Apari yang akan menembus lintas provinsi menuju Kalimantan Barat. Proyek ini diharapkan menjadi solusi memutus keterisolasian wilayah, memperlancar distribusi logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi perbatasan.
Dilansir dari rri.co.id, audiensi tersebut membahas penjajakan ulang proyek strategis nasional yang menghubungkan Long Pahangai ke Long Apari hingga menembus wilayah Kalimantan Barat. Jalan ini dirancang sebagai akses strategis penghubung wilayah perbatasan dengan pusat pertumbuhan ekonomi di daerah lain.
Camat Long Apari, Petrus Ngo, mengatakan keterisolasian wilayah menjadi kendala utama pemerataan pembangunan dan distribusi kebutuhan pokok. Selama ini, pasokan bahan pangan dan barang vital bergantung pada jalur sungai yang tidak selalu dapat diandalkan.
“Kami berharap akses jalan tersebut segera terbuka. Hal ini pasti akan meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya warga Long Apari sini,” ujarnya, Senin (11/8/2025).
Pembangunan jalan lintas provinsi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di Borneo, khususnya antara Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat. Proyek ini juga mendukung agenda nasional pemerataan pembangunan serta peningkatan infrastruktur di kawasan perbatasan, termasuk akses menuju negara tetangga.
Petrus menambahkan, keberadaan jalan darat akan menjadi sarana vital bagi mobilitas warga perbatasan. Saat ini, perjalanan menuju Long Apari hanya bisa ditempuh melalui jalur sungai yang bergantung pada kondisi cuaca. Pada musim kemarau, debit air yang rendah sering menyebabkan keterbatasan transportasi dan kelangkaan pasokan barang.
Jika terealisasi, jalur ini diyakini mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal, mulai dari perdagangan lintas wilayah hingga pengembangan sektor pariwisata perbatasan.
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya
