Pencurian Baut Jembatan Segiri Kini Diselidiki Polisi Samarinda

deadlinenews.co/, SAMARINDA – Aksi pencurian baut jembatan Segiri Samarinda menjadi sorotan publik setelah warga melaporkan temuan baut perekat yang hilang di jembatan kawasan Pasar Segiri. Hilangnya komponen penting tersebut dinilai dapat memengaruhi kekuatan konstruksi dan meningkatkan risiko kerusakan infrastruktur. Jika dibiarkan, pencurian baut jembatan Segiri Samarinda dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengendara dan pejalan kaki yang melintas setiap hari.

Dilansir dari RRI Samarinda, warga menyampaikan temuan tersebut melalui program Halo RRI. Dalam laporan itu disebutkan bahwa jumlah baut yang raib cukup signifikan sehingga memunculkan kekhawatiran terhadap kondisi jembatan. Kasus pencurian baut jembatan Segiri Samarinda ini pun langsung menyita perhatian aparat dan pemerintah setempat.

“Pencurian baut terjadi di jembatan kawasan Pasar Segiri, bahkan hampir setengah baut perekat diambil. Ini sangat berbahaya bagi masyarakat,” ujar Budiman Arif pada Rabu, 18 Februari 2026 dalam Program Halo RRI Samarinda.

Warga menilai pencurian baut jembatan Segiri Samarinda bukan satu-satunya perusakan fasilitas umum yang terjadi. Kerusakan juga dilaporkan pada penutup saluran drainase di kawasan Jalan Juanda yang belum lama dibangun. Kondisi ini menunjukkan masih lemahnya pengawasan terhadap fasilitas publik di sejumlah titik strategis kota.

“Drainase yang baru dibangun di Jalan Juanda juga ada yang hilang dan dirusak. Padahal baru beberapa bulan selesai dan dananya berasal dari masyarakat juga,” ucapnya.

Pihak kepolisian bergerak mengumpulkan bahan keterangan untuk mengungkap pelaku pencurian baut jembatan Segiri Samarinda. Aparat juga menunggu laporan resmi dari dinas terkait sebagai dasar penanganan hukum lebih lanjut. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses penyelidikan serta penindakan terhadap pelaku perusakan fasilitas umum.

“Kami mengimbau masyarakat Kota Samarinda, apabila mengetahui tindak pidana seperti kehilangan baut jembatan, segera melapor ke polsek terdekat atau ke Polresta Samarinda agar dapat kami tangani secara hukum,” ucap Ipda Arie Soeharyadi.

Selain proses hukum, aparat mengajak masyarakat berperan aktif menjaga fasilitas publik. Warga diminta tidak ragu melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan pencurian baut jembatan Segiri Samarinda atau perusakan sarana umum lainnya. Partisipasi publik dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.

 


Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp deadlinenews.co/

Gabung

Exit mobile version