deadlinenews.co/, TENGGARONG – Berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) 2025, penduduk sangat miskin Kukar capai 18.244 Kepala Keluarga(KK). “Yang masuk Desil 1 (Sangat Miskin) dari total penduduk Kukar capai 18.244 KK atau 52.117 jiwa,” ucap Plt. Kadinsos Kukar, Yuliandris, Senin 8 September 2025.
Ia memastikan, berbagai program penanganan kemiskinan sudah dilakukan Pemkab Kukar, seperti yang menjadi kewenangan Dinsos dengan pemberian bantuan sosial daerah. Seperti bantuan sembako dan uang tunai.
“Bantuan uang tunai yang diterima Rp 200ribu per bulannya. Sedangkan paket sembako dibagikan kepada 13.000 jiwa,” ucapnya.
Program penanggulangan kemiskinan dipadukan dari Pemerintah pusat, Pemerintah Daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemerintah desa (Pemdes). Semua terdata dengan baik. “Kita pastikan tidak ada yang dobel penerima bantuan, antara pusat dan daerah,” ujarnya.
Perlindungan sosial yang menjadi ranah Dinsos seperti pencegahan agar tidak terlantar dari golongan Lansia, disabilitas dan anak yatim piatu. “Sedangkan penanganan kemiskinan yang dilakukan OPD berdasarkan penyebabnya, misalnya rumah tidak layak huni, maka akan dilakukan bedah rumah oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim),” ucapnya.
Yuliandris memastikan angka kemiskinan di Kukar setiap tahunnya semakin berkurang dengan berbagai program yang dilakukan Pemkab Kukar. “Tahun depan, angkanya bisa dibawah 52.117 jiwa, atau alami penurunan jumlah penduduk miskin,” pungkasnya.(Andri)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya




