Pengendalian Banjir Samarinda Terkendala Anggaran dan Lahan, PUPR Minta Dukungan Warga

deadlinenews.co/, SAMARINDA – Upaya pengendalian banjir di Samarinda masih menghadapi hambatan serius. Keterbatasan anggaran daerah serta persoalan sosial di lapangan membuat sejumlah program strategis belum bisa berjalan optimal.

Dilansir dari RRI Kaltim, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Samarinda, Hendra Kusuma, mengungkapkan kebutuhan biaya pembangunan infrastruktur pengendalian banjir sangat besar, sementara APBD kota tidak mampu menutupinya.

“Alhamdulillah, tahun ini kami mendapat bantuan keuangan provinsi untuk pelaksanaan pengendalian banjir, seperti di Juanda dan Pasundan. Kalau hanya APBD kota, jelas tidak cukup,” kata Hendra, Selasa (2/9/2025).

Selain anggaran, pembebasan lahan juga menjadi persoalan. Banyak area yang direncanakan untuk saluran atau kolam retensi ternyata masih berstatus kepemilikan masyarakat. Proses negosiasi dan ganti rugi memakan waktu panjang, sehingga target pekerjaan berpotensi mundur beberapa tahun.

Meski terbatas, Dinas PUPR Samarinda tetap mengupayakan proyek prioritas, mulai dari peningkatan drainase, normalisasi sungai, pembangunan kolam retensi di Bengkuring, Sempaja, Pampang, hingga peningkatan kapasitas Folder Air Hitam.

“Kolaborasi dengan pusat dan provinsi tetap kami jalankan. Untuk Sungai Karang Mumus misalnya, ada pembagian tugas antara Pemkot, Pemprov, dan BWS dalam pengerjaan normalisasi hingga penurapan,” jelas Hendra.

Hendra menekankan, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mendukung upaya pengendalian banjir di Samarinda. Ia meminta warga menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta aktif dalam kegiatan kerja bakti.

“Kami berharap warga sadar menjaga kebersihan lingkungan. Tidak membuang sampah sembarangan dan rutin kerja bakti, itu sangat membantu,” ujarnya.

Ia juga mengimbau warga bersabar apabila pembangunan pengendalian banjir menimbulkan gangguan lalu lintas. “Gangguan itu konsekuensi sementara. Semua ini demi kebaikan Kota Samarinda,” tambahnya.

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya