Picu Polemik dan Trauma Publik, Ormawa UINSI Desak Pihak Kampus Lekas Tuntaskan Dugaan Kekerasan Seksual

deadlinenews.co/, SAMARINDA – Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda (UINSI) Samarinda menggelar konsolidasi dalam mengawal isu pelecehan seksual yang diduga melibatkan oknum mahasiswa.

Sebelumnya, kasus ini mencuat di media sosial yang melibatkan salah satu mahasiswa berprestasi yang dikenal sebagai Duta DPD RI. Ia diduga terlibat dalam serangkaian tindakan pelecehan seksual terhadap sejumlah mahasiswi UINSI. Unggahan viral ini lantas menimbulkan polemik di kalangan publik, baik dalam maupun luar kampus.

Ketua Senat Mahasiswa (Sema) UINSI Samarinda Yusril Rosyid mengatakan kejadian ini menjadi ironi di kalangan perguruan tinggi Islam. Terutama bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikannya.

Lanjutnya, mencuatnya kasus tersebut membuat trauma di kalangan civitas akademika, terhadap mahasiswi baru. “Isu ini sudah semakin melebar sehingga pihak kampus harus memberikan tindakan yang lekas, tegas, dan dapat menuntaskan isu yang sudah mencemari nama baik kampus UINSI,” imbuhnya, Kamis 4 Desember 2025 sore.

Dia juga meminta kepada mahasiswa agar menjadikan kasus ini sebagai pembelajaran ke depannya agar tidak mudah terpengaruh dan percaya dengan orang yang menjual citra diri untuk kepentingan personal.

Menurut dia, situasi ini menuntut langkah cepat dan tegas agar polemik tidak semakin melebar dan kampus dapat kembali menjadi lingkungan yang aman serta berintegritas. “Karena bisa jadi dengan adanya kejadian ini justru membuat  trauma untuk berkuliah di kampus kita. Aliansi mahasiswa berharap terciptanya ruang aman bagi seluruh civitas akademika, serta keadilan yang benar-benar berpihak kepada para korban,” pungkasnya. (msd)

 


Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp deadlinenews.co/

Gabung

Exit mobile version