deadlinenews.co/, SANGATTA – Kawasan Prevab Mentoko di Taman Nasional Kutai (TNK), Kalimantan Timur, semakin populer di kalangan peneliti dan wisatawan mancanegara sebagai destinasi utama untuk mengamati kehidupan orang utan liar di habitat aslinya.
Dilansir dari Antara Kaltim, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Sangatta, Budi Isnaini, mengatakan kawasan Prevab Mentoko menjadi titik favorit karena pengunjung dapat dengan mudah menjumpai orang utan liar.
“Di kawasan itu bisa melihat orang utan liar dengan mudah. Banyak juga turis dari mancanegara yang sering datang ke Prevab,” ujar Budi di Sangatta, Rabu (10/9/2025).
Menurutnya, popularitas kawasan tersebut tidak lepas dari ulasan positif serta rekomendasi dalam buku panduan wisata internasional Lonely Planet, yang menjadikan Prevab sebagai salah satu destinasi unggulan di Kalimantan Timur.
Budi menjelaskan, orang utan yang mendiami TN Kutai merupakan subspesies endemik Pongo pygmaeus morio, yang memiliki ciri khas berbeda dengan orang utan Sumatera.
Perbedaan itu terlihat dari warna bulu yang cenderung lebih gelap serta kebiasaan orang utan Kalimantan yang lebih sering beraktivitas di lantai hutan. Hal ini dipengaruhi ketiadaan predator besar seperti harimau yang ada di Sumatera.
Selain itu, tingkat kecerdasan primata ini juga sangat tinggi, dengan perbedaan genetik yang tipis jika dibandingkan dengan manusia.
Menanggapi isu interaksi satwa dengan warga sekitar, Budi mengakui orang utan terkadang masuk ke kebun masyarakat dan memakan tanaman. Perilaku ini, katanya, merupakan insting alami untuk bertahan hidup.
“Satwa dilindungi tersebut memakan buah atau umbut tanaman seperti kelapa sawit dan kelapa karena sumber makanan itu menyerupai pakan yang ada di habitat aslinya,” jelasnya.
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya
