deadlinenews.co/, TANA PASER – Penangkapan bandar sabu di Paser kembali menjadi sorotan setelah Tim Hiu Biru Satpolairud Polres Paser berhasil mengamankan seorang tersangka di wilayah Muara Adang. Kasus bandar sabu di Paser ini mengungkap peredaran narkoba di Paser yang masih marak, sekaligus menegaskan komitmen Polres Paser dalam memberantas peredaran narkotika jenis sabu di Paser, Kalimantan Timur.
Dilansir dari RRI Samarinda, pengungkapan bandar sabu di Paser tersebut terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 Wita. Tim Hiu Biru Satpolairud Polres Paser bergerak cepat setelah menerima informasi terkait adanya transaksi narkotika di wilayah hukum Polres Paser.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial L (40) di kediamannya di Muara Adang, Kecamatan Longikis, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Bandar sabu di Paser itu diduga telah lama menjalankan aktivitas peredaran narkoba di Paser dengan memanfaatkan wilayah perairan sebagai jalur distribusi.
Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan dua paket narkotika jenis sabu dengan berat bruto 7,79 gram. Selain sabu, turut diamankan alat timbang digital, pipet kaca, sendok takar plastik, serta sejumlah plastik klip yang diduga digunakan untuk mengemas barang haram tersebut. Aparat juga menyita dua unit telepon genggam dan uang tunai sebesar Rp25 ribu yang diduga berkaitan dengan aktivitas bandar sabu di Paser tersebut.
Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui Kasat Polairud AKP Andi Ferial membenarkan penangkapan bandar sabu di Paser itu. Ia mengapresiasi kinerja Tim Hiu Biru yang dinilai sigap dalam merespons laporan masyarakat terkait peredaran narkoba di Paser.
“Kami akan terus berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba dan menjaga keamanan di wilayah Paser,” ujar AKBP Novy Adi Wibowo.
Saat ini, bandar sabu di Paser tersebut telah diamankan di Mako Satpolairud Polres Paser untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus mengembangkan kasus bandar sabu di Paser ini guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkoba di Paser yang lebih luas.
Polres Paser mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkoba di Paser. Dukungan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam memutus mata rantai peredaran narkotika, termasuk jaringan bandar sabu di Paser yang masih beroperasi secara sembunyi-sembunyi.