‎Siswa SMK YPK Mengaku Bisa Menabung untuk Kuliah karena Program MBG 

‎deadlinenews.co/, TENGGARONG–Manfaat dari pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) benar-benar dirasakan siswa SMK Yayasan Pendidikan Kutai (YPK) Tenggarong. Mereka berharap, program tersebut tetap berjalan. ‎"Program MBG jangan sampai ditiadakan," sebut siswa kelas XII SMK YPK, Senian, kepada deadlinenews.co/.

‎Senian menyebut, MBG sangat membantu dirinya yang tinggal di kos di Kota Tenggarong. Pelajar asal Desa Menamang Kiri Kecamatan Muara Kaman ini mengaku dirinya tidak sempat membuat sarapan ketika hendak berangkat sekolah. ‎"Nggak sempat masak, mau beli di luar, harus ngatur uang yang diberikan orang tua,” jelasnya.

‎Untuk urusan menu, anak buruh sawit yang bercita-cita menjadi pengusaha ini sangat suka dengan daging sapi lada hitam. Porsinya juga lumayan besar dan mengenyangkan. ‎”Daging lada hitam dikasih lebih satu sendok, belum lagi sayurnya capcay rasanya enak,” sebutnya.

Senian mengaku dapat menghemat uang jajan sekitar Rp 10.000,- per harinya dan bisa menabung secara rutin. Siswa jurusan manajemen perkantoran tersebut ingin melanjutkan kuliah. ‎”Kalau tidak ada uang, setelah lulus mau kerja dulu,” jelas anak kelima dari sembilan bersaudara ini.

‎Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMK YPK, Hadi Sujianto menyebut, jumlah siswa yang mendapatkan MBG sebanyak 275 siswa. MBG mulai sekitar Juli 2025. Pihaknya mendata terlebih dahulu siswa yang punya alergi makanan jenis sea food dan telur. ‎”Kalau ada siswa yang alergi makanan, itu diberikan ke siswa lain yang tidak alergi,” jelasnya.

‎Pemilik dapur MBG Sukarame, Ely Hartati Rasyid mengakui sering dihubungi orang tua siswa. ‎
‎”Ada juga yang telepon saya, kapan sekolah kami dapat MBG, ditunggu ya bu. Ada juga yang telpon, kok ngak diantar MBG, padahal hari itu sedang hari libur. Bahkan ada yang curhat, MBG membantu untuk bayar listrik dan air rumah,” kenangnya.(Andri)

 


Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp deadlinenews.co/

Gabung


Exit mobile version