deadlinenews.co/, SAMARINDA – Sebanyak lima orang dari delapan anak buah kapal (ABK) KM Fadil Jaya 12 ditemukan selamat pada Kamis 30 Oktober 2025 sekitar pukul 17.45 WITA. Tiga lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.
Sejak hari kejadian pada Minggu 26 Oktober 2025 lalu, tim SAR gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian di area yang telah ditentukan, dengan menggunakan sejumlah alut air dan peralatan pendukung.
Pada Kamis, 30 Oktober 2025, pukul 07.00 WITA, tim SAR gabungan menggelar briefing sebelum bergerak menuju area pencarian. Operasi dilakukan dengan metode penyisiran di perairan seluas kurang lebih 1.565 nautical mile persegi. Unsur yang terlibat meliputi Basarnas Balikpapan, Polairud Polda Kaltim, Potensi SAR Kukar 112, serta kerabat korban. Peralatan yang digunakan antara lain Rescue Car, Rigid Buoyancy Boat (RBB) Basarnas, Speed Boat Polair, dan perahu nelayan setempat.
Upaya keras tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil. Pada sore hari sekitar pukul 17.45 WITA, tim menerima informasi dari pihak keluarga bahwa lima korban—atas nama Rizki, Wandi, Rahman, Ardi, dan Sahar—ditemukan dalam keadaan selamat oleh kapal tugboat Asensus 23 di sekitar perairan Mamuju Tengah. Para korban kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Budong untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Sementara itu, tiga orang lainnya, termasuk nahkoda kapal, masih dalam pencarian oleh tim di lapangan. Selama pelaksanaan operasi hari ketiga, kondisi cuaca di sekitar lokasi pencarian terpantau berawan dengan kecepatan angin relatif stabil. Meskipun tidak terdapat hambatan signifikan, tim tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat luasnya area pencarian dan arus laut yang berubah-ubah. Setelah operasi hari ini berakhir, seluruh unsur yang terlibat melaksanakan debriefing dan merencanakan kelanjutan operasi pencarian pada esok hari sesuai rencana operasi H.4.
Komandan Rescue, Aurelius Godja, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang terlibat. “Kami bersyukur lima korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Ini berkat kerja sama dan koordinasi yang baik di lapangan. Tim akan tetap melanjutkan pencarian terhadap tiga korban lainnya,” ujar Aurelius Godja.
Diketahui, tim SAR Gabungan melakukan operasi SAR pencarian terhadap delapan orang yang dilaporkan hilang akibat tenggelamnya Kapal Motor (KM) Fadil Jaya 12 di Perairan Muara Pantauan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Minggu (26/10/2025).
Bermula sekitar pukul 06.30 WITA, KM Fadil Jaya 12 mengangkut sekitar 60 ton batubara dihantam ombak tinggi di Perairan Muara Pantauan. Akibat kerasnya hantaman ombak dan kondisi cuaca yang tidak bersahabat, kapal kehilangan keseimbangan dan akhirnya tenggelam. Seluruh awak kapal dilaporkan terjatuh ke laut.
Berdasarkan data yang diterima Tim SAR, kapal tersebut membawa delapan orang, terdiri dari Nahkoda Adi (36), Resky Wawan (29), Ardi, Kiroh, Heri, serta tiga orang lainnya yang sempat belum diketahui identitasnya oleh pihak terkait. (*/ama)
