deadlinenews.co/, TENGGARONG – Musibah kebakaran besar terjadi di jalan Poros Samarinda-Anggana Jalan Sungai Purun RT.21 Kecamatan Anggana. Kebakaran besar tersebut memakan korban tiga balita meninggal dunia.
“Tiga Balita menjadi korban di kejadian kebakaran tersebut, semuanya berjenis kelamin laki-laki,”ucap Kasi Pemadaman dan Investigasi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Muksin, Kamis 11 Desember 2025.
Korban berumur 1,5 tahun, 2 tahun dan 4 tahun. Saat kejadian, ketiga balita dalam kondisi takut dan melarikan diri ke WC. Api semakin membesar sehingga ketiganya tidak bisa menyelamatkan diri.
Api menghanguskan satu rumah tunggal, dan dua rumah bangsalan, masing-masing delapan pintu dan empat pintu. Semuanya rumah berbahan kayu. Pendataan masih dilakukan oleh Posko Damkarmatan Anggana. “Yang terdampak sebanyak 8 Kepala Keluarga(KK),” jelasnya.
Kebakaran yang terjadi pada pukul 13.17 WITA tersebut dapat dipadamkan selama satu jam. Terkait penyebab kebakaran, Muksin menyebut dugaan sementara akibat hubungan arus pendek listrik. “Dugaannya karena korsleting,” ucapnya.
Kerugian material belum bisa dihitung karena Posko Anggana masih lakukan pendataan lebih lanjut. Saksi kebakaran Yanti mengatakan, api cepat membesar karena angin berembus kencang sehingga menghanguskan tiga bangunan tersebut dalam sekejap. “Kami sedih atas kejadian kebakaran tersebut, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ucapnya.(Andri)











