
deadlinenews.co/, TENGGARONG – Menggunakan pakaian adat Kutai berwarna merah, Wakil Ketua III DPRD Kukar Aini Faridah menghadiri upacara sakral Bepelas malam ke-4 yang digelar di Museum Mulawarman, Rabu 24 September.
Kehadiran Aini didampingi oleh sang suami serta Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD Kukar, Nurhayati Turistiany, S.Sos. Bepelas malam ke-4 merupakan salah satu prosesi sakral dalam rangkaian Pesta Adat Erau, yang memiliki makna penting bagi Kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Prosesi dimulai dengan pembacaan mantra oleh Dewa, pemantra wanita yang kemudian menjemput Sultan Kutai Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin, menuju lokasi upacara. Acara berlanjut dengan pertunjukan berbagai tarian sakral yang dibawakan oleh para Dewa, kerabat kesultanan, serta tamu kehormatan dan undangan penting lainnya. Mereka menari mengelilingi Tiang Ayu sebuah bagian penting dalam upacara adat ini.
Suasana terasa sangat sakral sekaligus meriah. Momen menarik terjadi ketika Aini Faridah diajak oleh para penari untuk ikut menari di hadapan Baginda Sultan dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang turut hadir.
Kehadiran para pejabat daerah ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya lokal Kutai Kartanegara.
Bepelas hari keempat juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik, serta Camat Sangasanga M Dachriansyah. Pihak kesultanan menjadwalkan pejabat dan anggota DPRD untuk mengikuti prosesi Bepelas selama Erau, yang akan berakhir pada 28 September 2025.
”Ayo pertahankan adat istiadat Kutai melalui festival budaya Erau, yang sudah terkenal di Indonesia,” pesannya.(ADV54/Andri/Mur)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya