Wakil Rektor Unikarta Beri Tips Agar Lulusan Kampus Mudah Diterima di Dunia Kerja

deadlinenews.co/, TENGGARONG – Wakil Rektor I Bidang Akademik  Unikarta Sudirman memberikan tips kepada kepada 60 mahasiswa yudisium ke-38 Fakultas Agama Islam(FAI) Unikarta Tenggarong agar mudah diterima dunia kerja. Yudisium berlangsung pada Kamis 14 Agustus 2025  di aula Perpustakaan Daerah Kukar.

‎Ia menyebut, dibutuhkan tiga hal penting. Pertama, terus menggali ilmu pengetahuan. Kedua, punya keterampilan khusus, dan yang ketiga, harus punya adab dan tata krama. ‎

“Ada mahasiswa mau konsultasi ke saya. Pak, saya mau konsul, kalau Bapak di kampus hubungi saya ya, Pak. Saya bingung, yang butuh siapa? Inilah potret mahasiswa Gen-Z,” keluh Sudirman menyoal adab mahasiswa kepada dosen.

‎Dengan model mahasiswa seperti itu, kata dia, sudah hilang nilai-nilai perjuangan. Beda dengan zaman mahasiswa dulu yang harus rela menunggu bolak-balik bertemu dosen pembimbing. ‎”Jangan lupa juga, tetap minta doa kepada orang tua agar setelah lulus, dapat berkah dan dipermudah mendapatkan pekerjaan,” tuturnya.

‎Dekan FAI Unikarta Haji Mubarak berpesan agar lulusan FAI menjadi duta yang memperkenalkan kepada publik bahwa  FAI adalah dengan prodi pendidikan agama Islam telah terakreditasi B. ‎”Meskipun pendidikan agama Islam, gelar yang disematkan bukan SPdI lagi, tapi menyandang gelar sarjana pendidikan atau SPd,” ucap doktor lulusan UIN Banjarmasin ini.

‎Dengan melekatnya gelar SPd, maka lulusan FAI Unikarta punya kontribusi yang lebih luas, bukan hanya pendidikan Islam tapi bisa masuk ke jenjang pendidikan umum. FAI Unikarta tercatat sebagai lembaga yang penuhi target jumlah kelulusan mencapai 99,9 persen untuk angkatan 2021 dengan masa study 3 tahun 7 bulan.

‎Sebagai jaminan mutu, FAI sudah bekerja sama dengan PTN dan PTS yang ada di Kalimantan. Serta bermitra dengan LAZ Dana Peduli Umat (DPU) Kaltim terkait pelaksanaan beasiswa prodi ekonomi syariah.
‎‎”Penandatangan Implementing Arrangement (IA) dengan LAZ DPU Kaltim agar tercipta inkubator ekonomi syariah di kampus Unikarta yang dipelopori FAI,” pungkasnya.

‎Ketua Yayasan Kutai Kartanegara (YKK) Agus Setia Gunawan menyarankan agar FAI membuka prodi Magister Pendidikan karena jumlah dosen sudah cukup. ‎”Sudah banyak dosen yang bergelar magister dan doktor,” tutupnya.(Andri)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

Exit mobile version