PPU  

250 Rumah Tak Layak Huni di Penajam Terima Bantuan Perbaikan dari Pemerintah

deadlinenews.co/, PENAJAM – Sedikitnya 250 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah daerah pada tahun 2025. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah melalui penyediaan rumah yang layak, aman, dan sehat.

Dilansir dari Antara Kaltim, pemerintah provinsi dan kabupaten setempat berkolaborasi dalam pendanaan program tersebut. Kepala Bidang Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Penajam Paser Utara, Khairil Achmad, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan.

“Pemerintah berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Khairil Achmad di Penajam, Selasa (23/9/2025).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan perbaikan untuk 150 unit RTLH di wilayah Kelurahan Gersik dan Jenebora, Kecamatan Penajam. Setiap rumah mendapat bantuan senilai Rp25 juta untuk memperbaiki komponen dasar rumah berupa atap, lantai, dan dinding (aladin).

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara turut mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,5 miliar untuk memperbaiki 100 unit RTLH. Dengan demikian, total rumah yang mendapat bantuan perbaikan tahun ini mencapai 250 unit.

Khairil menegaskan bahwa program ini dijalankan dengan mekanisme verifikasi ketat agar bantuan tepat sasaran. Syarat utama penerima adalah kepemilikan lahan atas nama pribadi yang dibuktikan dengan surat tanah, diverifikasi mulai dari tingkat kelurahan hingga provinsi.

“Bantuan perbaikan RTLH bagian dari komitmen mengurangi angka kemiskinan,” tambahnya.

Selain itu, pengerjaan perbaikan dilakukan melalui sistem kontrak kerja yang mencakup penyediaan bahan bangunan dan tenaga kerja, sehingga kualitas hasil renovasi lebih terjamin.

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

Exit mobile version