DEADLINENEWS.CO, TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau Sutami menegaskan bahwa banyak aspirasi masyarakat yang berulang kali disampaikan dalam reses maupun Musrenbang. Namun, belum sepenuhnya terealisasi di lapangan.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa terus dibiarkan. DPRD Berau akan memperkuat fungsi kontrol agar setiap usulan yang telah masuk dalam perencanaan benar-benar ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. “Jangan sampai setiap tahun usulan yang sama terus muncul. Artinya ada yang belum tuntas. Ini yang harus kita kawal bersama,” ujarnya.
Salah satu contoh yang disorot adalah persoalan banjir di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih. Sutami menilai penanganan harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya solusi sementara. Ia menegaskan, DPRD akan terus memantau progresnya hingga masyarakat benar-benar terbebas dari ancaman banjir saat musim hujan.
Ia juga menyinggung kondisi dermaga di Kampung Balikukup yang dinilai membahayakan keselamatan warga. Berdasarkan tinjauannya, fasilitas tersebut sudah mendesak untuk diperbaiki.
“Ini bukan sekadar infrastruktur biasa. Ini menyangkut aktivitas harian dan keselamatan masyarakat pesisir,” tegasnya.
Dalam pandangannya, persoalan-persoalan mendasar di kampung, terutama wilayah 3T (terluar, terjauh, dan tertinggal), harus menjadi prioritas anggaran. Ia mendorong adanya langkah konkret dan percepatan realisasi, termasuk melalui penyesuaian skema kegiatan yang tetap sesuai aturan.
“Pengawasan DPRD bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral agar pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya. (Adv31)











