CSR di Kampung Tasuk Dinilai Belum Merata dan Perlu Kejelasan Konsep

CSR di Kampung Tasuk Dinilai Belum Merata dan Perlu Kejelasan Konsep
Anggota Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong. (Foto: Ist)

DEADLINENEWS.CO, TANJUNG REDEB – Pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur, mendapat sorotan. Dari puluhan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, kontribusi nyata kepada masyarakat dinilai masih belum merata.

Anggota Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong, mengungkapkan bahwa sejauh ini baru satu perusahaan yang terlihat aktif menjalankan program CSR secara langsung kepada masyarakat. Kondisi ini dinilai menunjukkan masih rendahnya keterlibatan perusahaan lain dalam mendukung pembangunan di tingkat kampung.

“Perusahaan yang beroperasi di sana banyak, tapi yang benar-benar terlihat kontribusinya baru satu. Ini jadi catatan penting,” ujarnya.

Ia menilai, CSR seharusnya menjadi wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar, bukan sekadar kewajiban administratif. Karena itu, diperlukan dorongan agar seluruh perusahaan turut ambil bagian memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Feri juga menyoroti masih adanya kebingungan dalam memahami konsep CSR itu sendiri. Ia menyebut, sejumlah program yang dijalankan perusahaan terkadang sulit dibedakan antara murni bantuan sosial atau justru bagian dari kepentingan bisnis.

Salah satu contohnya adalah program pengembangan kakao, di mana masyarakat didorong untuk menanam komoditas tersebut, namun hasilnya kemudian dibeli kembali oleh perusahaan yang sama.

“Ini yang perlu diperjelas. Apakah ini benar-benar CSR atau bagian dari pola bisnis perusahaan,” katanya.

Menurutnya, kejelasan konsep sangat penting agar tidak menimbulkan salah persepsi di tengah masyarakat. Ia mendorong adanya kesepahaman antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat terkait arah dan tujuan program CSR.

“Saya berharap pelaksanaan CSR tidak hanya bersifat simbolis, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan,” tandasnya. (Adv54)