Dedy Okto Nooryanto Minta Potensi Rotan Berau Dioptimalkan

Rotan di Kampung Long Beliu. (Foto: Ist)

DEADLINENEWS.CO, TANJUNG REDEB – Potensi rotan yang melimpah di Kampung Long Beliu, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, berpeluang besar untuk dikembangkan menjadi sektor unggulan berbasis ekowisata. Upaya ini tidak hanya berorientasi pada pelestarian hutan, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyampaikan bahwa pengelolaan rotan di kampung tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi lokal. Ia mendorong masyarakat agar dapat memanfaatkan potensi rotan secara optimal, khususnya melalui pengembangan produk kerajinan yang bernilai jual tinggi.

“Perajin rotan di Kampung Long Beliu diharapkan mampu berinovasi dalam menciptakan berbagai produk anyaman yang menarik dan berkualitas, sehingga mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di dalam maupun luar daerah,” jelasnya.

Dukungan pemerintah daerah juga dinilai menjadi faktor penting dalam pengembangan ekowisata berbasis rotan ini. DPRD Berau meminta agar perangkat daerah terkait dapat memberikan perhatian serius, termasuk dalam hal pembinaan, promosi, hingga penguatan kelembagaan masyarakat.

Pengembangan kampung rotan di Long Beliu sendiri telah melibatkan berbagai pihak, seperti Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Pilar Indonesia, serta dukungan dari KPHP Berau Barat. “Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pengelolaan sumber daya hutan secara berkelanjutan,” tuturnya.

Politikus Partai NasDem ini mengatakan, optimalisasi hasil hutan non-kayu seperti rotan diyakini tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal, khususnya tradisi kerajinan Suku Dayak di Kalimantan Timur.

“Dengan pengelolaan yang tepat, produk anyaman rotan dari Kampung Long Beliu diharapkan dapat dikenal lebih luas, bahkan hingga pasar nasional dan internasional,” pungkasnya. (Adv74)

Exit mobile version