deadlinenews.co/, PENAJAM – Pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis sebagai langkah strategis untuk memperkuat gizi pelajar di wilayahnya. Melalui Pemkab Penajam Paser Utara, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG Penajam Paser Utara dipastikan berjalan optimal dengan dukungan fasilitas SPPG yang telah beroperasi di sejumlah kecamatan.
Dilansir AntaraNews, Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan nasional yang tidak boleh dijalankan setengah-setengah. Program ini dinilai menyentuh langsung kebutuhan dasar anak-anak usia sekolah sekaligus menentukan kualitas generasi masa depan di daerah.
“Program MBG merupakan kebijakan strategis nasional yang harus dijalankan secara serius, karena menyangkut pemenuhan gizi dan masa depan generasi muda,” kata Mudyat Noor di Penajam.
Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam mengatasi persoalan gizi di kalangan pelajar. Selain itu, Program Makan Bergizi Gratis juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, khususnya di Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Pemerintah kabupaten wajib menjaga, mengawal, dan memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Saat ini, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah tersebut telah didukung oleh empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dua SPPG beroperasi di Kecamatan Penajam dan dua lainnya berada di Kecamatan Sepaku. Keberadaan SPPG ini menjadi tulang punggung distribusi Program Makan Bergizi Gratis kepada peserta didik.
Dari empat SPPG yang telah aktif, Program Makan Bergizi Gratis menjangkau sebanyak 7.257 peserta didik. Angka ini mencerminkan keseriusan Pemkab Penajam Paser Utara dalam memperluas manfaat Program Makan Bergizi Gratis agar dirasakan langsung oleh pelajar di berbagai jenjang pendidikan.
Selain pemerataan distribusi, aspek keamanan dan kesehatan pangan juga menjadi perhatian utama dalam Program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah daerah secara khusus melakukan pendataan terhadap peserta didik yang memiliki alergi makanan agar tidak terjadi risiko kesehatan selama program berlangsung.
“Peserta didik yang memiliki alergi sudah didata dan dapur MBG memisahkan, serta menyesuaikan menu khusus penerima manfaat yang alergi makanan,” jelas Mudyat Noor.
Langkah tersebut dinilai krusial karena keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari keamanan dan ketepatan sasaran. Pemisahan menu dan penyesuaian kebutuhan gizi menjadi bagian penting agar Program Makan Bergizi Gratis benar-benar aman bagi seluruh peserta didik.
Pemkab Penajam Paser Utara juga telah menyiapkan rencana jangka menengah untuk memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis. Targetnya, pada tahun depan seluruh peserta didik di kabupaten tersebut dapat menikmati manfaat Program Makan Bergizi Gratis secara merata.
“Pemerintah kabupaten menargetkan pada tahun depan seluruh peserta didik di kabupaten setempat merasakan Program MBG, dan saat ini masih melakukan persiapan agar distribusi bisa merata,” kata Mudyat Noor.
Dengan pengawalan ketat, kesiapan infrastruktur, serta perhatian terhadap aspek kesehatan, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di Penajam Paser Utara.