Berulang di Musrenbang, Realisasi Program Kosong

Berulang di Musrenbang, Realisasi Program Kosong
Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi. (Foto: Ist)

DLINENEWS.CO, TANJUNG REDEB – DPRD Berau menyoroti usulan prioritas yang berulang kali muncul dalam Musrenbang, tapi tak kunjung terwujud di lapangan. Musyawarah Perencanaan Pembangunan seharusnya menjadi ruang menentukan arah pembangunan berbasis kebutuhan riil kampung, bukan sekadar forum formalitas tahunan.

Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, menyampaikan bahwa saat reses digelar, pertanyaan yang sama terus muncul. Masyarakat menanyakan usulan yang sudah disampaikan berkali-kali, tapi belum juga direalisasikan.

“Kepala kampung menyampaikan usulan prioritas di Musrenbang, tapi saat kami turun ke lapangan, masyarakat menagihnya kembali karena belum terealisasi. Artinya ada yang perlu dibenahi dalam proses penganggaran dan eksekusinya,” tegasnya.

Ia menilai, jika sebuah program telah disepakati sebagai kebutuhan mendesak, maka harus ada komitmen untuk menuntaskannya, bukan bergeser setiap tahun karena dinamika lain.

Frans berharap tahun 2027 menjadi titik balik. Ia meminta agar usulan prioritas yang telah disaring benar-benar dipastikan masuk dalam penganggaran dan dikawal hingga tahap pelaksanaan. Menurutnya, masyarakat kampung tidak menuntut berlebihan, mereka hanya ingin fasilitas yang sesuai kebutuhan dasar mereka tersedia.

“Jangan sampai Musrenbang hanya jadi acara serimonial tahunan. Kalau prioritas sudah jelas, maka realisasinya juga harus jelas. Mudah-mudahan Tahun 2027 benar-benar jadi jawaban,” pungkasnya. (Adv16)

Exit mobile version