HMI Samarinda Geruduk Kantor Gubernur Kaltim

HMI Samarinda Geruduk Kantor Gubernur Kaltim

deadlinenews.co/, SAMARINDA – Puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Samarinda menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, pada Senin 4 Agustus 2025.

Aksi ini merupakan upaya yang dilakukan HMI Samarinda dalam menyoroti kinerja Pemprov Kaltim yang dinilai belum serius dan maksimal.

Adapun tentutan aksi massa HMI Samarinda yaitu:

  • Mendesak perbaikan dan pembangunan jalan yang menghambat aktivitas masyarakat,distribusi logistik,dan layanan publik di seluruh wilayah Kaltim.
  • ⁠Pemerataan kelayakan fasilitas pendidikan daerah Kaltim.
  • ⁠Mengecam pengabaian keselamatan 54 anak meninggal di lubang tambang.
  • ⁠Mengecam ketimpangan akses pelayanan kesehatan di seluruh daerah Kaltim.
  • ⁠Mengecam seluruh tindakan yang mengintimidasi pers di wilayah Kaltim.
  • ⁠Evaluasi Sekprov Kaltim atas dugaan keterlibatan terhadap dugaan penyahgunaan korupsi DBON Kaltim 100 Milliar, dana hibah LPTQ Kaltim dan perjalanan dinas luar negeri Sekretarit Daerah Kaltim.

Ketua HMI Cabang Samarinda Syahril Saili mengataku puas dengan jawaban Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji saat mendatangi massa aksi.

Syahril ingin agar semua aspirasi yang disampaikan bisa dipenuhi Pemprov Kaltim.

“Baik perbaikan dan pembangunan jalan serta aktivitas di Mahakam Ulu dan Kubar, hingga pelayanan kesehatan dan pemerataan pendidikan di daerah perbatasan,” terangnya.

Selain itu Saili menuturkan, perihal kasus DBON, Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim memiliki wewenang untuk mengevaluasi Sekretaris Daerah berdasarkan UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Makanya kita akan tetap mengawal sebab kasus DBON ini belum muncul kembali sejak kemarin Sekda dipanggil menjadi saksi,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus mengawal salah satunya kasus DBON Kaltim yang turut merugikan sampai Rp 100 miliar. Dirinya mengaku kedepan akan melakukan aksi serupa di Kejaksaan Tinggi Samarinda.

“Kita harus tekan agar jangan sampai uang rakyat di hambur-hambur, tetapi berbagai fasilitas seperti kesehatan dan pendidikan turut diabaikan,” pungkasnya.(msd)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya