deadlinenews.co/, SAMARINDA – Ketua Komisi lll DPRD Kaltim Abdulloh mengatakan proyek infrastruktur akan terus berjalan meski dengan skema bertahap. Pemerintah berkomitmen tidak akan mengorbankan pembangunan di tengah efesiensi anggaran.
Hal tersebut menyusul adanya wacana penurunan dana transfer ke daerah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Isunya, dari total anggaran Rp 919 triliun menyusut menjadi Rp269 triliun buat Kaltim.
Namun, Komisi lll tetap optimistis pembangunan di Kaltim bisa dilakukan secara bertahap. “Terkait efisiensi belum ditetapkan dengan undang-undang, masih menunggu keputusan APBN, semisal nantinya ada pengurangan anggaran dari pusat, ke depanya kita akan menyesuaikan,” ungkap Abdulloh di DPRD Kaltim, Selasa (26/8/2025).
Soal pengurangan anggaran yang siginifikan, kata Abdulloh, memang masih menunggu kepastian dari Pemerintah Pusat. “Kita belum bisa membahas terlebih dulu karena masih menunggu kebijakan dari pusat,” imbuhnya.
Dia berharap pembangunan di Kaltim tetap berjalan walaupun dikerjakan secara bertahap. “Harus tetap ada proses walaupun dilakukan secara bertahap. Jalan yang 100 kilometer, dibangun dulu 50 kilometer atau 25 kilometer, yang penting ada progres yang dirasakan masyarakat dan bisa lihat masyarakat terhadap kinerja pemerintah,” pungkasnya. (msd)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya




