Longsor Ancam Aktivitas Siswa di SMPN 3 Gunung Tabur

Longsor Ancam Aktivitas Siswa di SMPN 3 Gunung Tabur
Siswa SMPN 3 Gunung Tabur, Kabupaten Berau. (Foto: Ist)

DEADLINENEWS.CO, TANJUNG REDEB – Aktivitas siswa di SMPN 3 Gunung Tabur terus dibayangi ancaman longsor dari lereng gunung di sekitar sekolah. Setiap kali hujan turun, material tanah kembali meluncur dan menutup sebagian halaman, membuat fasilitas yang ada tidak dapat digunakan secara maksimal.

Hal ini menjadi sorotan Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman. Dirinya menilai penanganan yang dilakukan selama ini belum mampu mengatasi persoalan secara menyeluruh. “Setiap hujan, tanah dari lereng itu turun lagi ke halaman sekolah. Ini yang harus dicarikan solusi permanen,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan alat berat dari pihak perusahaan sebelumnya sudah pernah dikerahkan untuk meratakan lereng. Bahkan, alat yang digunakan tergolong berkapasitas besar. Namun, karakter tanah di lokasi membuat upaya tersebut belum efektif.

“Alatnya besar, tapi kondisi tanahnya memang sulit. Jadi belum bisa ditangani secara tuntas,” jelasnya.

Rahman menegaskan, persoalan ini tidak bisa diselesaikan dengan langkah sementara. Ia mendorong instansi teknis, khususnya DPUPR Berau, untuk melakukan kajian mendalam guna menentukan metode penanganan yang tepat.

Di sisi lain, ia juga menyayangkan kondisi halaman sekolah yang sebelumnya telah dibangun menggunakan anggaran APBD melalui pengecoran. Namun, karena terus tertimbun longsoran, pemanfaatannya menjadi tidak optimal.

“Halaman sudah dicor, tapi tidak bisa digunakan maksimal. Ini tentu sangat disayangkan,” katanya.

Ia menyebut, pihak sekolah telah mengusulkan pembangunan siring beton sebagai penahan tebing. Namun, menurutnya, perencanaan harus dilakukan secara matang agar solusi yang diambil benar-benar efektif dan tidak menimbulkan masalah baru.

Rahman berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret dengan perencanaan yang komprehensif. Ia menekankan pentingnya penggunaan anggaran yang tepat sasaran agar memberikan manfaat jangka panjang, terutama bagi keselamatan dan kenyamanan siswa.

“Jangan sampai anggaran sudah dikeluarkan, tapi hasilnya tidak maksimal. Harus ada solusi yang benar-benar tuntas,” pungkasnya. (Adv53)

Exit mobile version