deadlinenews.co/, PENAJAM – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat program pembangunan masyarakat sehat di kawasan IKN yang mencakup sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Langkah ini dilakukan sebagai upaya strategis mencegah kekerdilan anak (stunting) sejak dini.
“Kami berkomitmen membangun masyarakat IKN yang sehat, berdaya, dan siap menyongsong Ibu Kota Politik 2028,” ujar Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, Dilansir dari Antara Kaltim.
Program pencegahan stunting dilaksanakan dengan melibatkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Otorita IKN sebagai mitra penguatan edukasi keluarga, khususnya terkait kesehatan perempuan dan persiapan kehamilan. Upaya tersebut menyasar calon ibu serta keluarga rentan melalui pelatihan kader, pendampingan keluarga berisiko stunting, hingga pemberian makanan tinggi protein.
Menurut Alimuddin, kader memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tingkat komunitas. Mereka tidak hanya memastikan pemenuhan gizi keluarga, tetapi juga menjadi contoh perilaku sehat bagi lingkungan sekitarnya.
“Sasarannya adalah pendidikan pencegahan stunting bagi calon ibu dan keluarga rentan,” ujarnya.
Program ini diterapkan di seluruh desa di Kecamatan Sepaku untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, mendorong perubahan perilaku, serta memperbaiki pola konsumsi keluarga guna menekan risiko stunting sejak sebelum kelahiran.
Penasihat DWP Otorita IKN, Kartika Basuki, menambahkan bahwa kader diharapkan dapat menjadi percontohan dalam upaya pencegahan stunting. Ia menegaskan, kekerdilan tidak terjadi secara tiba-tiba, sehingga pencegahannya harus dimulai sejak dini.
“Pencegahan perlu dilakukan sejak remaja, terutama saat perempuan mengalami menstruasi pertama kali,” jelasnya.