Pedagang Pasar Pagi Samarinda Berharap Masuk Sebelum Ramadan

deadlinenews.co/, SAMARINDA – Pedagang Pasar Pagi Samarinda menyampaikan harapan agar dapat kembali menempati kios sebelum bulan Ramadan. Aspirasi pedagang Pasar Pagi Samarinda tersebut disampaikan dalam audiensi bersama DPRD Kota Samarinda sebagai upaya mencari kepastian kelanjutan penataan Pasar Pagi Samarinda.

Dilansir dari RRI Samarinda, Koordinator pedagang Pasar Pagi Samarinda, Ade Maria Ulfah, mengatakan Ramadan selama ini menjadi momentum penting bagi pedagang untuk memperbaiki kondisi ekonomi. Namun, sejak relokasi ke Pasar Segiri, banyak pedagang Pasar Pagi Samarinda justru mengalami penurunan omzet yang signifikan.

“Ramadan itu biasanya momen kami mencari rezeki. Tapi sejak pindah, banyak teman-teman yang bangkrut,” ujar Ade pada Jumat, 23 Januari 2026.

Menurut Ade, kondisi ekonomi pedagang Pasar Pagi Samarinda saat ini cukup memprihatinkan. Sebagian pedagang masih bertahan berjualan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, bukan lagi untuk mengembangkan usaha.

Situasi tersebut membuat kepastian penempatan kios Pasar Pagi Samarinda dinilai sangat mendesak. Para pedagang menilai ketidakjelasan penataan kios justru semakin memperberat beban ekonomi pedagang kecil yang terdampak relokasi.

Dalam audiensi itu, pedagang Pasar Pagi Samarinda juga meminta agar proses pendataan dipercepat dengan menggunakan sistem manual. Ade menilai penerapan sistem digital dalam pendataan kios Pasar Pagi Samarinda justru memperlambat proses verifikasi.

“Kami maunya manual supaya tidak lama. Tahap satu saja sampai sekarang belum selesai,” katanya.

Meski menghadapi tekanan ekonomi, pedagang Pasar Pagi Samarinda memilih menempuh jalur dialog dan mempercayakan proses komunikasi kepada DPRD Kota Samarinda. Mereka berharap DPRD dapat menyampaikan aspirasi tersebut kepada Wali Kota Samarinda agar segera ada keputusan terkait penataan kios.

Hingga kini, pedagang Pasar Pagi Samarinda masih menunggu tindak lanjut resmi dari Pemerintah Kota Samarinda dan DPRD Samarinda mengenai jadwal serta mekanisme penempatan kios. Sementara itu, aktivitas perdagangan sebagian pedagang Pasar Pagi Samarinda masih berlangsung dalam keterbatasan, dengan kondisi usaha yang belum sepenuhnya pulih sejak relokasi dilakukan.

 


Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp deadlinenews.co/

Gabung

Exit mobile version