deadlinenews.co/, SAMARINDA – Qori muda asal Kalimantan Timur, Imranul Karim, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara 1 MTQ Internasional di Bangladesh. Keberhasilan Imranul Karim ini sekaligus mengharumkan nama Indonesia di ajang dunia dan menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur. Prestasi Imranul Karim sebagai Qori Kaltim dinilai luar biasa karena diraih melalui persaingan ketat dalam MTQ Internasional yang diikuti peserta dari berbagai negara.
Dilansir dari Antara Kaltim, Imranul Karim berhasil meraih posisi puncak pada ajang bertajuk 4th International Qari Seminar & Competition yang berlangsung pada 18–28 Desember 2025 di Dhaka, Bangladesh. Kompetisi ini merupakan salah satu MTQ Internasional paling bergengsi dengan standar penilaian tinggi dan seleksi yang sangat ketat.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian Imranul Karim. Ia menilai kemenangan Imranul Karim sebagai hasil dari kerja keras, disiplin, dan pembinaan berkelanjutan yang selama ini dilakukan di Kalimantan Timur.
“Alhamdulillah, penampilan Imran sangat maksimal hingga berhasil meraih juara. Ini menjadi kado indah di penghujung tahun 2025 bagi masyarakat Kalimantan Timur dan Indonesia,” ujarnya.
Sri Wahyuni yang juga menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim menjelaskan, Imranul Karim mampu memukau dewan juri dengan teknik tilawah yang kuat, penguasaan maqamat, serta suara yang stabil. Dalam final MTQ Internasional tersebut, Imranul Karim unggul atas qori dari tujuh negara lain, yakni Bangladesh sebagai tuan rumah, Malaysia, Iran, Mesir, Pakistan, Brunei Darussalam, dan India.
Berdasarkan pengumuman resmi Sekretaris Jenderal Asosiasi Qori Bangladesh, Qari Rafiq Ahmed Osmani, Imranul Karim dinobatkan sebagai juara 1. Posisi juara 2 diraih Eshaq Abdollahi dari Iran, sedangkan juara 3 ditempati Mahmud Al-Mahdi dari Mesir. Hasil ini semakin menegaskan posisi Imranul Karim sebagai salah satu qori terbaik Indonesia di tingkat MTQ Internasional.
Dalam keterangannya, Imranul Karim mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang berhasil ia tunaikan. Ia menyebut kemenangan ini sebagai hasil doa dan dukungan banyak pihak, khususnya dari Kalimantan Timur.
“Alhamdulillah, saya mampu membayar tunai amanah dari LPTQ Kaltim. Persaingan di Bangladesh sangat ketat. Juara 2 asal Iran merupakan pemenang MTQ Internasional Rusia, sementara juara 3 asal Mesir adalah qori senior yang telah berulang kali memenangkan kompetisi dunia,” ungkap Imranul Karim.
Lebih lanjut, Imranul Karim juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan seluruh masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan moral dan doa. Menurutnya, keberhasilan Imranul Karim tidak lepas dari pembinaan yang konsisten serta kepercayaan yang diberikan untuk mewakili Indonesia di MTQ Internasional.












