deadlinenews.co/, TANA PASER – Suasana Kandilo Plaza di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, kini tampak lebih lengang dan tertata setelah dilakukan pengosongan area tengah lantai dasar pada 10 November 2025. Kondisi yang sebelumnya terkesan padat dan kumuh kini berubah lebih rapi pasca relokasi para pedagang ke Pasar Senaken.
Dilansir dari RRI Kaltim, Kepala UPTD Kandilo Plaza, Mohammad Djamaluddin, mengatakan proses relokasi berjalan kondusif tanpa adanya komplain dari para pedagang. Bahkan, sebagian besar mendukung langkah pemerintah daerah dalam penataan kawasan perdagangan tersebut.
“Dari data awal ada 75 pedagang, yang siap direlokasi ke Pasar Senaken sebanyak 51. Namun, hanya 49 pedagang yang akhirnya pindah karena dua lainnya mengundurkan diri dengan alasan pengunjung sepi, baik di plaza maupun di pasar,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).
Djamal menjelaskan, para pedagang dari Kandilo Plaza ditempatkan di area kios tahap ketiga Pasar Senaken. “Bangunan tahap ketiga ini dulunya disebut pasar penampungan, tapi sekarang kami sebut pasar baru karena baru saja selesai dibangun dan digunakan untuk relokasi,” jelasnya.
Ia menuturkan, pembangunan Pasar Senaken dilakukan dalam empat tahap dan berkelanjutan hingga 2025, dengan total sekitar 100 kios baru.
“Pada tahap pertama ada 105 bangunan (2023), tahap kedua 118 bangunan (2024), dan tahap ketiga yang sekarang digunakan untuk relokasi memiliki 88 bangunan,” terangnya.
Untuk akses menuju area pasar baru, kata Djamal, sudah disiapkan dan ditangani oleh Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Paser. “Akses jalan lingkar sudah ada dan sebagian area belakang juga sudah dilakukan pengecoran,” katanya.
Selain menata pedagang di pasar baru, pihak UPTD berencana menertibkan area depan Pasar Senaken agar tampak lebih bersih dan tidak padat. “Kami sudah berkoordinasi dengan Cipta Karya. Nantinya pagar pembatas di depan akan dibongkar, dan pedagang yang berada di area jalan termasuk pedagang pisang akan direlokasi ke pasar baru,” ungkapnya.
Djamal memastikan kapasitas kios di Pasar Senaken cukup untuk menampung seluruh pedagang yang direlokasi. Selain itu, pihaknya juga akan menata ulang area parkir serta mengatur retribusi agar dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
