Tragedi Kebakaran Terra Drone: 22 Tewas, 19 Karyawan Selamat Usai Viral Terjebak di Atap Gedung

kebakaran Terra Drone, karyawan terjebak, gedung terbakar, Jakarta Pusat, korban tewas
Viral video yang merekam belasan karyawan PT Terra Drone di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, yang mengalami kebakaran pada Selasa (9/12/2025).(Dok. Tangkapan layar Instagram @Jakpus_terkini)

deadlinenews.co/, JAKARTA – Insiden kebakaran Terra Drone menyita perhatian publik setelah video para karyawan yang terjebak di atap gedung viral di media sosial. Dalam tragedi yang menewaskan 22 orang ini, total 19 karyawan berhasil diselamatkan oleh petugas.

Video mengenai kebakaran Terra Drone pada Selasa (9/12/2025) menjadi viral setelah memperlihatkan belasan karyawan yang terjebak di atap gedung sambil meminta pertolongan. Rekaman tersebut memperlihatkan para karyawan berdiri berdesakan di sudut atap sembari melambaikan tangan, sementara asap hitam pekat terus membubung dari lantai di bawahnya akibat kebakaran Terra Drone.

Dilansir dari Kompas, para karyawan ini terjebak karena akses menuju lantai bawah telah dipenuhi asap tebal. Tidak ada jalur lain yang bisa dilewati, sehingga mereka terpaksa menyelamatkan diri dengan naik ke lantai paling atas hingga keluar ke bagian atap gedung untuk menghindari kepulan asap dari kebakaran Terra Drone.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra menjelaskan bahwa ada 19 karyawan yang terjebak di atap dan semuanya berhasil dievakuasi oleh tim Gulkarmat DKI Jakarta.

“Jadi untuk yang dalam video yang cukup viral itu, ada karyawan-karyawannya yang selamat sampai dengan lantai paling atas, itu sudah diselamatkan oleh tim Damkar,” kata AKBP Roby Saputra.
“Itu ada berjumlah sekitar 19 orang, selamat semua yang sampai ke atas,” imbuhnya.

Namun di balik keberhasilan penyelamatan tersebut, jumlah korban jiwa akibat kebakaran Terra Drone mencapai 22 orang. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menyampaikan bahwa seluruh jenazah ditemukan dalam kondisi utuh.

“Jumlah korban tewas dalam kebakaran gedung Terra Drone 22 orang,” ujar Susatyo. Ia merinci bahwa korban terdiri dari tujuh laki-laki dan 15 perempuan.

Hingga kini, polisi belum dapat memastikan apakah semua korban merupakan karyawan kebakaran Terra Drone atau ada pengunjung yang turut menjadi korban. Puslabfor juga menemukan bahwa gedung enam lantai tersebut hanya memiliki satu pintu akses keluar-masuk yang berada di lantai dasar, sehingga memperparah kondisi saat asap tebal memenuhi ruangan.

Polisi menyebut para korban meninggal akibat sesak napas karena asap, bukan luka bakar. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan seluruh biaya pemakaman ditanggung Pemprov DKI. Pemerintah juga menyiapkan beberapa lokasi pemakaman mengingat jumlah jenazah yang cukup banyak dari kebakaran Terra Drone.

Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap potensi unsur pidana. Pemilik gedung dan penanggung jawab perusahaan dijadwalkan menjalani pemeriksaan terkait standar keselamatan bangunan yang turut menjadi sorotan publik setelah tragedi kebakaran Terra Drone tersebut.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp deadlinenews.co/

Gabung