UKT GratisPol 2025: 32 Ribu Mahasiswa Kaltim Dapat Bantuan, Program Besar Pemprov Berbuah Manfaat

deadlinenews.co/, SAMARINDA – Sedikitnya 32.853 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Timur menerima bantuan UKT GratisPol 2025, program GratisPol andalan Pemprov Kaltim yang dirancang untuk memperkuat akses pendidikan tinggi bagi generasi muda daerah. Kebijakan ini menjadi salah satu intervensi terbesar pemerintah provinsi dalam meringankan beban biaya studi mahasiswa.

Dilansir dari Antara Kaltim, penyerahan simbolis bantuan UKT GratisPol 2025 dilakukan kepada 53 mahasiswa oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji dalam sebuah acara resmi di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Senin. Penyerahan ini menandai komitmen serius pemerintah provinsi dalam memperluas kesempatan belajar hingga ke jenjang pendidikan tinggi.

Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa UKT GratisPol 2025 bukan sekadar program bantuan semesteran, melainkan instrumen strategis untuk memastikan pendidikan warga Kaltim berjalan berkelanjutan.

“Bantuan dana pendidikan ini untuk memastikan anak-anak Kaltim mampu mengenyam pendidikan tidak hanya sebatas SMA atau S1, tapi insyaallah sampai S2 hingga S3,” tegas Gubernur Rudy Mas’ud.

Menurutnya, UKT GratisPol 2025 dirancang untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan kesiapan untuk berkontribusi kepada masyarakat. Ia menambahkan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan daya saing dan masa depan Kalimantan Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy menekankan pentingnya pengelolaan dana UKT GratisPol 2025 secara profesional. Setiap rupiah yang dialokasikan harus dipastikan tepat sasaran dan benar-benar membantu mahasiswa yang membutuhkan.
“Tidak boleh ada penyimpangan, tidak boleh ada penyalahgunaan,” pinta Rudy.

Ia menegaskan bahwa dana publik yang digunakan pada UKT GratisPol 2025 harus dikelola secara akuntabel, transparan, dan sesuai aturan administrasi. Hal ini penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan mahasiswa di seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta.

“Ini uang rakyat, amanah rakyat, untuk masa depan rakyat. Seluruh kampus harus memastikan bahwa manfaatnya benar-benar sampai kepada mahasiswa yang membutuhkan,” pesan Gubernur.

Pelaksanaan UKT GratisPol 2025 tahun ini menjadi momentum penting dalam penguatan fondasi sumber daya manusia di Kalimantan Timur. Pemerintah provinsi berharap program ini memicu peningkatan kualitas pendidikan serta memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda di seluruh kabupaten/kota. Gubernur pun kembali mengingatkan agar mahasiswa memanfaatkan dukungan tersebut sebaik mungkin.
“Belajarlah sungguh-sungguh. Gunakan kesempatan ini untuk mengembangkan diri, berorganisasi, berkarya, dan berprestasi setinggi mungkin,” ungkap Rudy Mas’ud.

Program UKT GratisPol 2025 memiliki batasan bantuan berbeda untuk tiap jenjang pendidikan: maksimal Rp5 juta untuk S1, Rp10 juta untuk S2, dan Rp15 juta untuk S3 per semester. Jika UKT mahasiswa melebihi batas tersebut, selisihnya harus ditanggung secara mandiri.

Pemprov Kaltim menjelaskan bahwa pencairan anggaran UKT GratisPol 2025 baru dapat terlaksana pada November 2025 dengan total penyaluran awal senilai Rp44,153 miliar kepada tujuh perguruan tinggi negeri di wilayah Kaltim. Penyaluran untuk perguruan tinggi swasta dilakukan bertahap mengikuti proses verifikasi data penerima.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp deadlinenews.co/

Gabung