deadlinenews.co/, TANA PASER – Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kabupaten Paser sukses menuntaskan kejuaraan dayung dragon boat antar klub se-Kabupaten Paser yang digelar pada 26–28 Desember 2025. Ajang tersebut berlangsung di venue dayung Gentung Temiang, Kecamatan Tanah Grogot, yang kini diproyeksikan menjadi arena utama cabang olahraga dayung pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026.
Dilansir dari RRI Kaltim, kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk menguji kesiapan venue dayung Gentung Temiang yang baru saja rampung menjalani proses renovasi dan pengerukan sebagai bagian dari persiapan Porprov Kaltim 2026.
Kejuaraan dayung dragon boat tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi antar klub, tetapi juga dimanfaatkan sebagai uji coba teknis terhadap venue dayung Gentung Temiang. Pengcab Podsi Paser menjadikan kegiatan ini sebagai sarana evaluasi kualitas lintasan, kedalaman air, serta kenyamanan lokasi yang akan digunakan pada event olahraga tingkat provinsi.
Selain menguji fasilitas, kejuaraan ini juga difungsikan untuk memantau perkembangan atlet-atlet dayung dari berbagai klub di Kabupaten Paser. Dengan digelarnya lomba di venue dayung Gentung Temiang, pelatih dan pengurus dapat melihat langsung kemampuan teknis atlet, kekompakan tim, serta kesiapan mental bertanding menjelang Porprov Kaltim VIII/2026.
Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengcab Podsi Paser, menyampaikan bahwa secara umum kondisi venue dayung Gentung Temiang telah memenuhi standar perlombaan. Menurutnya, dari sisi panjang lintasan dan kedalaman air, venue tersebut sudah layak digunakan untuk kejuaraan resmi.
“Ya, sementara ini kalau untuk sisi perlombaan sudah siap untuk dipakai. Tinggal beberapa penunjang saja yang akan kita siapkan ke depan,” ujar Ikhwan Antasari, Minggu (28/12/2025).
Ikhwan menjelaskan, pengembangan venue dayung Gentung Temiang masih akan berlanjut dengan penambahan fasilitas pendukung. Beberapa di antaranya adalah tribun untuk wasit, paddock bagi peserta, serta area penunjang lainnya agar pelaksanaan Porprov berjalan maksimal.
“Seperti tribun untuk wasit dan paddock atlet, itu akan kami siapkan. Insya Allah semuanya bisa terpenuhi sebelum Porprov 2026,” katanya.
Tak hanya untuk kebutuhan teknis pertandingan, pemerintah daerah juga memperhatikan kenyamanan penonton. Ikhwan menyebutkan, pihaknya berencana membangun tribun khusus penonton di sekitar venue dayung Gentung Temiang, sehingga masyarakat dapat menyaksikan perlombaan dengan lebih nyaman dan aman.
“Mungkin nanti ada tribun khusus penonton agar masyarakat bisa menikmati pertandingan dayung dengan lebih baik,” jelasnya.
Penyempurnaan fasilitas di venue dayung Gentung Temiang ditargetkan terealisasi pada 2026 mendatang. Selain pembangunan tribun dan paddock, pemerintah daerah juga akan merapikan area lahan yang sebelumnya baru selesai diuruk agar lebih representatif sebagai arena Porprov.
“Pada dasarnya tinggal penyempurnaan saja. Kalau untuk standar perlombaan, venue dayung Gentung Temiang ini sudah sangat memungkinkan dan layak,” ucap Ikhwan menegaskan.
