Paser  

Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga di Paser

Rumah warga di Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser mengalami kerusakan berat akibat angin puting beliung yang terjadi Sabtu sore.(Foto: BPBD Kab. Paser)

DEADLINENEWS.CO, TANA PASER – Angin puting beliung Paser menjadi perhatian setelah angin kencang menerjang permukiman warga dan menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah.

Dilansir dari RRI, angin puting beliung melanda permukiman warga di Jalan Kesuma Bangsa Km 04, Desa Tepian Batang RT 05, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu unit rumah berukuran 9 x 11 meter mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian atap dapur yang terdampak langsung terjangan angin kencang disertai hujan deras.

Petugas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Paser langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga untuk melakukan assessment serta pendataan dampak bencana.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut.

Salah satu warga terdampak, Rahmawati, mengaku tengah berada di dalam rumah bersama keluarganya saat kejadian berlangsung.

“Pada saat itu kami sedang duduk santai di dalam rumah, tiba-tiba terdengar suara gemuruh angin yang sangat kencang disertai hujan deras hingga membuat atap dapur rumah kami rusak,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, satu kepala keluarga dengan total tujuh jiwa terdampak, yakni Saparuddin (53) selaku kepala keluarga, Rahmawati (48), serta lima anggota keluarga lainnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerusakan yang terjadi tergolong berat dan memerlukan penanganan lebih lanjut.

Hingga kini, tim BPBD Kabupaten Paser masih melakukan pendataan dan assessment untuk menentukan langkah penanganan lanjutan bagi korban terdampak.

Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang diduga menjadi penyebab utama munculnya angin puting beliung di wilayah tersebut.

BPBD juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada masa peralihan musim.